KRIMINAL

Pasutri Pengedar Narkoba Ditangkap di Merauke, ‘Big Boss’-nya Ternyata di Lapas Jayapura

Pasutri pengedar narkoba ditangkap di Merauke, ‘Big Boss’-nya ternyata di Lapas Jayapura, tampak Wakapolres Merauke ketika memberikan keterangan pers. (Foto : dok Humas Polda Papua)Pasutri pengedar narkoba ditangkap di Merauke, ‘Big Boss’-nya ternyata di Lapas Jayapura, tampak Wakapolres Merauke ketika memberikan keterangan pers. (Foto : dok Humas Polda Papua)

TIFAOnline, JAYAPURA— Seorang pasangan suami istri (pasutri) di Kabupaten Merauke di amankan Satuan Narkoba (Sat Narkoba) Polres Merauke karena kedapatan memiliki dan mengedarkan narkoba jenis shabu – shabu sebanyak 14 paket.

Seperti release yang diterima TIFAOnline dari Bidang Humas Polda Papua, Jumat (21/9/2018) Sat Narkoba Polres Merauke berhasil menangkap suami istri berinisial FGH dan SEG di BTN Arwana Jalan Arafura, Kelurahan Samkai, Kabupaten Merauke.

Dalam jumpa pers yang di lakukan oleh Polres Merauke, Rabu (19/9/2018) yang di hadiri Wakapolres Merauke, Kompol I Nyoman Punia, S.Sos, Kabag Ops, Kasat Narkoba AKP Subur Hartono dan Kasubbag Humas Polres Merauke itu di jelaskan bahwa pasutri tersebut adalah pemain lama, dan keduanya di kendalikan oleh seorang pemain lama juga berinisial F yang saat ini tengah mendekam dalam Lapas Jayapura.

Kronologis kejadian tersangka di amankan saat pasangan suami istri tersebut hendak meninggalkan rumahnya, anggota Satreskrim Polres Merauke mengamankan kedua pasutri tersebut dan memeriksa barang bawaan mereka.

“saat diperiksa anggota menemukan barang bukti shabu yang di selipkan di dalam bungkus rokok Sampoerna hijau,  ketika di geledah di dalam rumah tersangka, didapati 14 bungkus narkotika jenis shabu – shabu, 1 dos hp samsung, 1 lembar kertas bertuliskan catatan pengeluaran barang, 1 lembar tisue warna putih, 1 buah handphone Mito warnah putih, 1 buah korek api warna ping, 1 buah sepeda motor warna hitam merk Adrees DS 5441 CV, 1 alat isap shabu dan 1 buah tas perempuan warna coklat”, kata Kombes (Pol) Ahmad Mustafa Kamal, Kabidhumas Polda Papua dalam releasenya. (walhamri wahid)

Tinggalkan Balasan