HEADLINEPERISTIWA

Ternyata Ini Muatan Pesawat Jhonlin Air Yang Tergelincir di Bandara Beoga Puncak

Ternyata ini muatan pesawat Jhonlin Air yang tergelincir di Bandara Beoga Puncak. (Foto : Bidang Humas Polda Papua)Ternyata ini muatan pesawat Jhonlin Air yang tergelincir di Bandara Beoga Puncak. (Foto : Bidang Humas Polda Papua)

TIFAOnline, JAYAPURA— Ternyata selain membawa satu orang penumpang yang hingga kini identitasnya belum di ekspos ke public, pesawat caravan PK – JBC milik Jhonlin Air Transport yang di piloti oleh Kris Henus yang tergelincir saat hendak mendarat di Bandara Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Rabu (10/10/2018) pukul 06.22 WIT kemarin ternyata membawa sejumlah muatan kargo.

Pesawat dengan nomor lambung PK- JBC tersebut selain membawa 1 penumpang yang dikabarkan selamat bersama pilotnya Kris Henus, rupanya juga membawa muatan kargo sebanyak 1.218 Kg.

Akibat peristiwa naas kemarin pagi, pesawat terbang bermesin turboprop yang terbang dari Timika sekitar pukul 05.42 WIT itu menabrak gundukan tanah di sekitar ladasan bandara Beoga dan mengalami kerusakan di bagian depan baling – baling bengkok dan bagian ekor retak.

Pesawat nahas itu masih ada di lokasi kejadian menunggu kedatangan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.

Kabid Perhubungan Udara Orpa Salosa kepada sejumlah awak media di Timika mengatakan, belum mengetahui penyebab pasti terjadinya kecelakaan itu karena pihaknya belum bisa meminta keterangan dari pilot.

Akibat kejadian itu, bagian moncong pesawat mengalami kerusakan namun tidak menimbulkan korban jiwa.

“Pilotnya belum bisa berkomentar karena masih trauma. Kami menunggu sampai kondisinya pulih,” kata Salosa saat pertemuan dengan PT Jhonlin Air Transport (JAT) di Timika, Rabu (10/10/2018).

Keberadaan pesawat belum dievakuasi karena masih harus menunggu Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.

“Pihak Jhonlin Air berjanji akan usahakan dalam satu dua hari ini untuk memberikan informasi soal kecelakaan itu,” katanya
pesawat yang dipiloti Kris Henus tersebut awalnya bertolak dari Bandara Mozes Kilangin Timika, pukul 06.00 WIT dengan membawa sembako.

Pesawat Karavan PK-JBC Milik Jhonine Air tergelincir saat mendarat di Bandar Udara Beoga, Kabupaten Puncak, Rabu (10/10/2018) pagi sekitar pukul 06.22 WIT.

“Benar kejadian itu sekitar pukul 06.22 WIT, pesawat tergelincir saat mendarat di landasan bandara Beoga, Kabupaten Puncak,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Polisi Ahmad Mustofa Kamal melalui release yang diterima Tifa Online, Rabu (10/10/2018) siang.

Insiden tergelincirnya pesawat tersebut, menurut Kabid Humas, diduga kuat lantaran faktor cuaca dan kecepatan pesawat saat hendak mendarat.
“Dugaan sementaranya karna cuaca dan juga kecepatan pesawatnya saat mendarat,” kata Kabid Humas yang juga mengaku tidak ada korban dalam insiden tersebut.

Pesawat PK- JBC Milik Jhonine Air diketahui berangkat dari Bandara Moses Kilangin Kabupaten Mimika, sekitar pukul 05.41 WIT dengan membawa bahan kargo. Pesawat memuat seorang penumpang dan pilot,
Namun, saat mendarat di Bandara Beoga, Puncak, pukul 06.22 WIT pesawat tersebut tergelincir di ujung landasan. (titie adam / walhamri wahid)

Tinggalkan Balasan