HEADLINERAGAM SPORT

Tiga Kali Rapat, Banyak Pimpinan OPD Ogah Hadir, Ketua Harian PB PON 2020 Kecewa !

Tiga kali rapat, banyak pimpinan OPD ogah hadir, Ketua Harian PB PON 2020 Kecewa !, tampak Yunus Wonda, Ketua Harian PB PON 2020 tengah bercengkerama dengan (Plt) Kadispora Papua, Daud Ngabalin. (Foto : Titie / TIFA Online)Tiga kali rapat, banyak pimpinan OPD ogah hadir, Ketua Harian PB PON 2020 Kecewa !, tampak Yunus Wonda, Ketua Harian PB PON 2020 tengah bercengkerama dengan (Plt) Kadispora Papua, Daud Ngabalin. (Foto : Titie / TIFA Online)

TIFAOnline, JAYAPURA— Ketua Harian Panitia Besar (PB) PON 2020 Papua, Yunus Wonda mengaku kecewa dengan sejumlah OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Papua, lantaran dinilai tidak serius mensukseskan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020.

Kekecewaan ini, menurut Yunus Wonda, karena telah tiga kali pertemuan sebagian besar OPD yang terlibat dibawa PB PON Papua, tidak menghadiri rapat, yang semestinya para OPD ini harus mempresentasikan sejauh mana persiapan di setiap bidangnya untuk PON 2020 mendatang.

“PB PON Papua sudah tiga kali mengundang pimpinan OPD yang masuk dalam kepanitaan PON, tetapi sebagian besar tidak hadir, ini saja pertemuan ketiga, hanya Kadisorda Papua, Kadis Perkebunan dan Karo Umum saja yang hadir,” kata Yunus usai menghadiri rapat bersama pimpinan BUMN di Sekretariat PB PON Papua, Rabu (24/10/2018).

Yunus yang juga selaku Ketua DPR Papua mengaku, kecewa dengan sikap Kepala OPD Papua.

“saya tidak tahu kesibukan kepala OPD apa, tapi kita bicara PON, kita mau lihat program Kepala OPD apa saja untuk mensukseskan PON, karena kita di PB PON yang akan bertanggungjawab untuk semua pelaksaan ivent empat tahunan tersebut,” kata Wonda yang juga mengaku akan melaporkan hal tersebut kepada Gubernur Papua selaku Ketua PB PON Papua.

“saya akan laporkan masalah ini ke Gubernur, tiga kali kami undang untuk rapat tidak ada kepala OPD yang datang, padahal bapak Gubernur selalu ingatkan untuk selalu bicara tentang PON di Papua,” tegasnya.

Menurutnya, seharusnya setiap Kepala OPD yang masuk dalam kepanitiaan PON untuk dapat mempresentasikan program 2019.

“Program OPD tahun 2019 ada keterkaitannya dengan PON, makanya, saya minta mereka presentasikan, agar kebutuhan masalah anggaran itu nanti dibicarakan antara eksekutif dan legislatif,” tegasnya.

Yunus menuturkan, rapat yang dilaksanakan ini tujuannya untuk mendengar program kerja dari masing-masing OPD untuk mendukung pelaksanaan PON di Papua.

Seperti Dinas Perkebunan dan Pertanian, berapa hektar lahan yang sudah disiapkan untuk tanam cabe dan sayur, kemudian Peternakan, kebutuhan telur dan daging untuk PON berapa banyak.

Menurut Yunus, jika pasokan bahan makanan di Papua cukup tidak perlu harus datangkan dari luar. Oleh karena itu, dengan rapat ini kami dari PB PON hanya ingin mendengar program mereka untuk PON 2020.

“saya harap rapat berikutnya semua kepala OPD bisa hadir, dan presentasikan program kerjanya untuk mendukung PON 2020 di Papua,” tandasnya. (titie adam / walhamri wahid)

Tinggalkan Balasan