HEADLINEPROFIL

Sponsored Sinyo Timisela, Kepincut PSI, Maju Caleg Ingin Dorong Industri Kreatif Anak Muda di Kota Jayapura

Saatnya anak muda harus melek politik, agar apa yang jadi kebutuhan anak muda Kota Jayapura bisa lebih di suarakan oleh wakil – wakil anak muda di DPRD Kota Jayapura

Sinyo Timisela, Kepincut PSI, Maju Caleg Ingin Dorong Industri Kreatif Anak Muda di Kota Jayapura. (Foto : dok Sinyo Timisela)Sinyo Timisela, Kepincut PSI, Maju Caleg Ingin Dorong Industri Kreatif Anak Muda di Kota Jayapura. (Foto : dok Sinyo Timisela)

Oleh : Luthfi Ananda

 Politik bagi pemuda jebolan S2 Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan Universitas Brawijaya Malang kelahiran Jayapura, yang dua hari lagi genap berusia 32 tahun, 28 Oktober 1986 itu adalah bagaimana seseorang mampu konsisten menunjukkan kesesuaian antara kata dan perbuatan di tengah – tengah masyarakat.

“selama ini dunia politik kurang familiar di kalangan anak muda, kaum milenial, karena ada stigma kurang baik bagi kalangan milenial, bahwasanya politik itu kotor, politik itu menghalalkan segala cara, akhirnya banyak orang – orang baik dan berkompeten cenderung menjauhi dunia politik, hal itu terjadi karena performa politisi yang selama ini terpampang di area public adalah ketidak sesuaian antara kata dengan perbuatan, kondisi ini yang ingin saya sampaikan ke kalangan muda di Kota Jayapura untuk mulai melek politik dan sadar politik”, kata Sinyo Gamma Timisela, S,IP, ME saat bincang – bincang dengan TIFA Online, di kantor DPD PSI Kota Jayapura, Jumat (26/10/2018).

Menurutnya bila banyak orang baik berdiam diri dan membiarkan dunia politik di isi oleh orang – orang yang bermental buruk yang di landasi dengan maksud dan tujuan negative, sudah pasti persepsi public akan dunia politik adalah negative dan buruk.

“saya dulu juga berpikir seperti itu, jadi saat kuliah S1 di Bandung tidak terlalu tertarik untuk terjun ke dunia politik, saat saya kuliah S2 di Malang, dan ketika Partai Solidaritas Indonesia (PSI) muncul dan di deklarasikan, saya langsung kepincut, ada sesuatu yang berbeda dari platform PSI, itu yang buat saya kepincut, dan mendaftar sebagai anggota secara online ketika itu”, jelas Sinyo G. Timisela dengan gayanya yang santai.

Namun karena masih ingin serius menuntaskan studi S2-nya, sehingga waktu di Malang Sinyo Timisella belum berpikir untuk gabung secara serius, masih sebatas simpatisan dan anggota secara online saja.

“selesai studi, saya pulang ke Jayapura, dan saya tahu bahwa PSI juga sudah ada di Papua, jadi saya sempat jumpa dengan Ketua DPW, Bang Karmin Kasuliha, seorang tokoh muda yang visioner, penuh semangat dan memotivasi kami anak – anak muda untuk terjun ke politik, saya makin kepincut dan memutuskan untuk gabung ke PSI, dan saya ingin belajar politik dari bawah, makanya saya memulai sebagai Ketua DPC Distrik Abepura”, kata Sinyo, panggilan akrabnya.

Sinyo berharap dengan makin banyaknya anak muda terjun ke dunia politik, selain menularkan semangat baru, ia berharap bisa memotivasi generasi milenial agar mulai melek politik dan tidak apatis.

Ketika ditanyakan apa visi misi dan programnya untuk pemuda di Kota Jayapura, Sinyo mengimpikan suatu ketika makin banyak generasi milenial di Kota Jayapura dan Papua yang terjun dan terlibat sebagai pencipta lapangan kerja dan terjun dalam industry kreatif.

“saya melihat begitu banyak talenta dan potensi anak muda di Kota Jayapura, namun karena kurangnya keberpihakan dari pemerintah terhadap mereka, sehingga potensi yang ada ini kurang mendapatkan ruang, saya pikir dengan makin banyaknya anak – anak muda yang paham hati, pikiran dan maunya generasi milenial yang duduk di DPRD, maka kepentingan dan kebutuhan generasi muda tentu makin kencang di suarakan, dan goalnya ada perhatian serta keberpihakan untuk mendorong anak muda lebih berkreasi lagi”, kata Sinyo Timisela.

Menurutnya yang mengerti apa kebutuhan dan yang di inginkan oleh generasi muda tentunya adalah wakil yang dari kalangan mereka juga, begitu banyak kebutuhan dan aspirasi anak muda yang kurang terakomodir dalam program – program pemerintah, hal itu dikarenakan generasi muda juga kurang melibatkan diri dalam dunia politik.

“semua kebutuhan dan hajat hidup orang banyak di hasilkan melalui keputusan politik, jadi bagaimana kita generasi muda berharap adanya penyediaan sarana untuk penyaluran minat dan bakat kita, bila tidak ada orang – orang kita di DPRD yang menyuarakan hal tersebut, jadi saya pikir Pemilu 2019 ini momentnya bagi pemuda untuk bangkit dan memperjuangkan apa yang menjadi hak dan aspirasi kita, anak muda”, kata Sinyo Timisela lagi optimis bisa meraup suara yang cukup signifikan di Daerah Pemilihan Abepura, karena menurutnya pemilih milenial di Dapil tersebut cukup signifikan.

Menurut Sinyo Timisela, Pemerintah Kota Jayapura harus melihat segudang potensi anak muda di Jayapura mulai dari bidang kesenian, olahraga, bahkan juga termasuk kewirausahaan, yang mana kreatifitas yang berangkat dari hobby anak muda tersebut bila di berikan dukungan memadai dan sarana yang layak bisa menjadi sebuah industri kreatif dan solusi bagi penciptaan lapangan kerja dan mengurangi angka pengangguran tentunya.

Terkait banyaknya anak muda yang terjerumus ke dalam lembah hitam entah pengaruh miras, narkoba, bahkan terjerat dalam jaringan seks bebas dan perdagangan manusia, menurut Sinyo Timisela hal tersebut adalah sebuah jarring berantai yang selalu mengancam siapa saja anak muda yang hidup di era persaingan bebas.

“disitulah peran pemerintah, termasuk juga legislative, bagi saya anak muda terjerumus ke jalan yang tidak benar itu karena mereka tidak mendapatkan saluran yang pas dan sesuai dengan bakat, hobby dan kreatifitas mereka, dan sebagai bentuk pelampiasan stress, ataupun pencarian identitas, sehingga mereka terjerumus ke dalam dunia kenakalan remaja”, kata Sinyo Timisela lagi.

Menurutnya memang bukan persoalan mudah menuntaskan masalah – masalah anak muda, tetapi paling tidak ia berharap bila dirinya bisa duduk di kursi DPRD Kota Jayapura pada Pemilu 2019 mendatang, maka isu – isu dan bagaimana membangkitkan potensi dan kreatifitas anak muda di Kota Jayapura akan menjadi prioritasnya.

“harus ada yang berani menyuarakan dan memperjuangkan apa yang jadi kebutuhan dan kerinduan anak muda, dan saya termasuk salah satunya yang terpanggil untuk mengurusi hal itu, tapi apapun yang ingin saya kerjakan, tentu tidak bisa terwujud tanpa adanya dukungan dari anak muda di Kota Jayapura, makanya jangan lupa e, PSI nomor urut 11 dan pilih caleg DPRD Kota dari PSI nomor urut 2, itu saya”, kata Sinyo Timisela tertawa lebar mempromosikan dirinya. (Advertorial/ TIFA Online)

PROFIL SINGKAT :

Nama                   : Sinyo Gamma Timisela, SIP, ME

T T L                     : Jayapura, 28 Oktober 1986

Pendidikan      : S1 Hubungan Internasional Univ. Padjajaran Bandung

S2 Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan Univ. Brawijaya, Malang

Tinggalkan Balasan