HEADLINESOSIAL KEMASYARAKATANWARTA POLDA

Ibadah ke Gereja Polisi Harus Pake Baju Dinas, Ini Pesan Kapolda Untuk Orang Batak di Papua

Ibadah ke gereja polisi harus pake baju dinas, ini pesan Kapolda untuk orang Batak di Papua, tampak Irjen (Pol) Martuani Sormin, Kapolda Papua. (Foto : Bid. Humas Polda Papua)Ibadah ke gereja polisi harus pake baju dinas, ini pesan Kapolda untuk orang Batak di Papua, tampak Irjen (Pol) Martuani Sormin, Kapolda Papua. (Foto : Bid. Humas Polda Papua)

TIFAOnline, JAYAPURA— Untuk menunjukkan bahwa kepolisian selalu ada dan hadir di tengah – tengah masyarakat, Kapolda Papua Irjen (Pol) Martuani Sormin memrintahkan kepada anggotanya agar saat mengikuti ibadah di gereja wajib mengenakan pakaian dinas, dimana hal serupa juga disampaikan kepada anggota polisi yang beragama muslim saat shalat di masjid.

“Saya memerintahkan kepada anggota saya untuk setiap ibadah harus memakai baju dinas supaya masyarakat bisa tahu tanggung jawab kita dan bisa tahu kalau kita adalah anggota untuk menjaga keamanan di kota, kita selalu siap melayani masyarakat kapanpun dan dimanapun anggota Polri berada”, kata Irjen (Pol) Drs. Martuani Sormin, M.Si saat mengikuti ibadah Minggu Pagi bersama istrinya di gedung Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Nommensen Dok VII Jayapura, Kota Jayapura, Papua, Minggu (28/10/2018) kemarin.

Sebagaimana release yang diterima TIFA Online, Minggu (28/10/2018) Kapolda Papua beserta istri dan sejumlah perwira Polda lainnya diantaranya Kabid Propam Polda Papua, Kombes (Pol) P. Siregar. SIK, Kapolsek Jayapura Utara AKP Ramon Roberth Awek, SH, Kasubbid Provos Bid Propam Polda Papua, AKBP Alex Sander Low bersama anggota serta jemaat HKBP yang berjumlah kurang lebih 50 orang mengikuti ibadah pagi.

“saya datang ke sini untuk memberi semangat, bapak-ibu sekalian kita harus semangat untuk menyekolahkan anak – anak kita, khususnya orang Batak, selagi saya disini mau memerintahkan untuk harus membangun gereja HKBP di tanah ini”, kata Martuani Sormin.

Kapolda juga menghimbau agar orang Batak yang tinggal dan bermukim di Papua untuk ikut ambil bagian dan bersama – sama dengan kelompok masyarakat lainnya menjaga Papua agar tetap aman, damai.

“Pekerjaan ini tidak bisa sendiri harus kita bersama untuk menjaga Papua ini, kalau tidak cinta HKBP itu sama saja kita tidak mencintai citra orang Batak, kita harus menjadi contoh kepada orang lain dan saya tidak mau lihat orang Batak mabuk karena itu sama saja menginjak citra dan nama baik orang Batak”, kata Kapolda Papua lagi. (walhamri wahid)

Tinggalkan Balasan