KRIMINALWARTA KODAM

Sembunyi Ganja 250 Gram di Jok Motor, Pemuda Ini Kabur Lihat Ada Sweeping di Pos TNI Nafri

Sembunyi ganja 250 gram di jok motor, pemuda ini kabur lihat ada sweeping di pos TNI Nafri, tampak tersangka sebelum diserahkan ke kepolisian. (Foto : Pendam XVII/Cenderawasih)Sembunyi ganja 250 gram di jok motor, pemuda ini kabur lihat ada sweeping di pos TNI Nafri, tampak tersangka sebelum diserahkan ke kepolisian. (Foto : Pendam XVII/Cenderawasih)

TIFAOnline, JAYAPURA— Seorang pemuda berinisial YKN, nekat kabur ke arah hutan di belakang Pos Nafri saat dihentikan laju kendaraan motornya oleh anggota Satgas YPR 501/Kostrad yang bertugas di Pos Nafri yang kebetulan tengah mengadakan sweeping rutin, Kamis (25/10/2018) lalu.

Sweeping dadakan yang digelar Satgas Yonif Para Raider (YPR) 501/Kostrad di Pos Nafri berhasil mengamankan seorang oknum pemuda berinisial YKN yang kedapatan membawa 3 paket ganja kering seberat 250 gram yang disembunyikan di dalam jok sepeda motor yang dikendarainya.

Kejadian bermula saat personel Pos Nafri menggelar kegiatan sweeping rutin di depan Pos Nafri mencoba memberhentikan YKN yang hendak melintas dari arah Abepura menuju Keerom.

Sesaat sebelum dihampiri oleh personel Pos Nafri, YKN langsung kabur melarikan diri kearah hutan yang berada di belakang Pos Nafri meninggalkan motornya bersama barang bukti yang rupanya di sembunyikan di bawah jok, sehinga personel Pos Nafri mengamankan sepeda motor YKN dan melakukan pengejaran terhadap YKN, namun YKN berhasil kabur.

Keesokan harinya, Kamis (25/10/2018), salah seorang warga Kampung Nafri melaporkan bahwa mereka melihat tersangka YKN bersembunyi di ujung Kampung Nafri.

Mendapat laporan tersebut, personel Pos Nafri segera melaksanakan patroli untuk mencari YKN.

Tak butuh waktu lama, YKN berhasil ditangkap dan diamankan saat ia berada di ujung Kampung Nafri dan hendak menumpang kendaraan yang melintas menuju Abepura.

Selanjutnya YKN diamankan di Pos Nafri untuk di interogasi, YKN yang berdomisili di Abepura mengaku mendapat barang haram tersebut dari seorang temannya berinisial IS (19 tahun) yang berdomisili di daerah Waena.

YKN juga mengaku ganja tersebut akan ia jual kembali di daerah Koya, namun naas, sebelum ganja tersebut terjual telah berhasil diamankan oleh pihak Satgas 501 Kostrad.

Setelah mendapatkan keterangan yang dibutuhkan, personel Pos Nafri berkoordinasi dengan kepolisian dari Polsek Abepura untuk menyerahkan tersangka YKN beserta barang bukti ganja seberat 250 gram.

“Ini merupakan bentuk sinergitas antara TNI dengan Polri untuk sama sama mewujudkan program Polri dalam rangka pemberantasan narkoba”, kata Bripka Nur Hamid dari Polsek Abepura mengucapkan terima kasih kepada pihak Satgas karena telah berperan aktif dalam mencegah peredaran narkoba di wilayah perbatasan.

Dansatgas YPR 501/Kostrad Letkol (Inf) Eko Antoni Chandra saat di temui di Kotis menjelaskan bahwa apa yang dilakukan jajarannya merupakan salah satu upaya untuk menekan tingginya angka peredaran narkoba di Papua.

“Dapat dibayangkan apabila ganja tersebut sampai tersebar dan dikonsumsi, sudah dapat dipastikan akan merusak peradaban manusia dan generasi muda, bagaimana nasib negara Indonesia dimasa depan, sangat tergantung dengan generasi muda Indonesia saat ini”, kata Letkol (Inf)  Eko Antoni Chandra.

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Papua agar menjauhi narkoba apapun itu jenisnya.

“Tidak ada keuntungan yang dapat dihasilkan dari narkoba, justru sebaliknya, narkoba adalah sumber dari segala permasalahan, jauhi narkoba sekarang juga, sebelum kita menjadi korban keganasan dari narkoba itu sendiri”, kata Dansatgas lagi. (walhamri wahid)

Tinggalkan Balasan