EDUKASI PEMILIHHEADLINE

KPU Papua Rampungkan Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Komisioner KPU 8 Kabupaten

KPU Papua rampungkan uji kelayakan dan kepatutan calon komisioner KPU 8 kabupaten, tampak Tarwinto, salah satu komisioner KPU Papua. (Foto : dok. TIFAOnline)KPU Papua rampungkan uji kelayakan dan kepatutan calon komisioner KPU 8 kabupaten, tampak Tarwinto, salah satu komisioner KPU Papua. (Foto : dok. TIFAOnline)

TIFAOnline, JAYAPURA— Usai melakukan serangkaian tahap seleksi, akhirnya KPU Provinsi Papua merampungkan tahap fit and propert test atau uji kelayakan dan kepatutan 10 komisioner KPU dari 8 kabupaten yang ada di Papua berdasarkan hasil kerja Timsel.

Komisioner KPU Papua, Tarwinto mengatakan KPU Papua telah merampungkan fit and proper tes atau uji kelayakan dan kepatutan bagi para calon komisioner KPU di 8 kabupaten.

Dimana di tiap kabupaten, terdapat 10 calon anggota komisioner yang sudah dinyatakan lolos oleh Tim Seleksi (Timsel) setelah melalui beberapa tahapan mulai dari administrasi, tes computer Asistent Test (CAT), psikologi, tes kesehatan hingga tahap wawancara.

“Sejak hari minggu, kita sudah lakukan fit dan proper test di delapan kabupaten yang berdasarkan perintah KPU RI,”kata Tarwinto kepada wartawan, Selasa (6/11/2018).

Menurutnya tahap fit and proper tes menjadi salah satu penentu dalam hal penjaringan calon anggota KPU di tiap kabupaten.

Menurutnya semua hasil dari Timsel, akan di gali lebih detail terkait dengan berbagai hal mengenai kepemiluan, kepemimpinan, integritas bahkan kualitas dari calon anggota KPU, termasuk klarifikasi terhadap tanggapan masyarakat yang menuding sejumlah komisioner yang sebenarnya tidak layak atau diduga terlibat Tim Sukses dalam Pilkada yang lalu, serta terlibat dalam kepengurusan partai politik.

“Dari poin – poin tersebut ada yang mengaku, ada juga yang mengelak dengan mengaku di kabupaten tersebut banyak nama yang sama dengannya, tapi intinya selama dia tidak bisa membuktikan, tidak bisa menyanggah tetap menjadi penilaian”, kata Tarwinto menambahkan bahwa tujuan dari tahap fit and propert test lebih kepada menentukan peringkat 10 orang calon Komisioner yang sudah di jarring oleh Timsel.

“ini semua penentuannya poin, siapa yang tertinggi terkait integritas, pengetahuan kepemiluan, wawasan kebangsaan, itu semua diramu, untuk kemudian besok kita akan laporkan ke KPU RI, namun demikian calon manakah yang terpilih nantinya semua itu menjadi ranah dan kewenangan KPU Pusat, karena KPU RI-lah yang menentukan lima nama yang masuk lima besar”, kata Tarwinto lagi.

Adapun delapan kabupaten yang sudah dilakukan fit and propert test antara lain, Kabupaten Merauke, Asmat, Puncak Jaya, Puncak, Yalimo, Mamberamo Raya, dan Lanny Jaya. (titie adam/r1 )

Tinggalkan Balasan