HEADLINEWARTA KODAM

Melayat, Pangdam Bilang Ondoafi Boy Eluay Sosok Nasionalis

TIFAOnline, JAYAPURA— Sejumlah kesan positif terhadap sosok (Alm) Ondoafi Boy Eluay disampaikan oleh Pangdam XVII/ Cenderawasih, Mayjen (TNI) Yosua Pandit Sembiring, S.IP saat melayat ke rumah duka keluarga besar Eluay di Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (13/11/2018).

“dari banyak informasi yang saya terima, sosok Almarhum adalah pribadi yang baik dan juga dengan masyarakatnya baik, serta salah satu tokoh yang memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi”, kata Mayjen (TNI) Yosua Pandit Sembiring, sebagaimana release yang di kirimkan Pendam XVII/ Cenderawasih kepada TIFA Online, Rabu (14/11/2018) kemarin.

Pada kesempatan itu juga Pangdam Sembiring yang diterima oleh Yanto Eluay, adik dari almarhum memberikan penguatan kepada keluarga yang di tinggalkan, agar tetap sabar dan tabah serta mengikhlaskan kepergian Ondoafi Boy Eluay.

“Semoga amal baik almarhum diterima Allah dan yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan”, kata Pangdam mendoakan almarhum.

Yanto Eluay mewakili keluarga mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan ucapan bela sungkawa yang disapaikan Pangdam XVII/Cenderawasih secara langsung.

“saya mewakili keluarga dan almarhum kakak saya, banyak terimakasih atas kedatangan bapak Pangdam XVII/Cenderawaih yang telah berkenan mendoakan almarhum kakak saya”, kata Yanto Eluay seperti dalam release Pendam XVII/Cenderawasih.

Untuk rencana pemakaman menurut Yanto Eluay direncanakan akan dilakukan hari ini, Kamis (15/11/2018).

“Almarhum rencananya akan dimakamkan pada hari Kamis tanggal 15 November 2018 sekitar Pukul 14.00 WIT selanjutnya akan dilaksanakan ibadah malam bersama pada hari Jum’at dan Sabtu”, kata Yanto Eluay lagi.

Almarhum Boy Eluay meninggal karena sakit yang di deritanya sudah cukup lama, hingga akhirnya tutup usia dalam perjalanan menuju RSUD Yowari.

Menurut Kapendam, Kolonel (Inf) Muhamad Aidi, S,IP, M.Si, kunjungan melayat yang dilakukan oleh Pangdam XVII/ Cenderawasih di damping Asintel Kasdam XVII/Cenderawasih, Dandim 1701/Jayapura, dan Danramil 1701-01/Sentani. (titie adam/r1)

Tinggalkan Balasan