HEADLINEPERISTIWA

Di Teluk Bintuni, Longboat Berpenumpang 4 Orang Terbalik, 1 Polisi Hilang

Di Teluk Bintuni, longboat berpenumpang 4 orang terbalik, 1 polisi hilang, tampak Tim SAR berkoordinasi persiapan pencarian korban. (Foto : Adrian /TIFA Online)Di Teluk Bintuni, longboat berpenumpang 4 orang terbalik, 1 polisi hilang, tampak Tim SAR berkoordinasi persiapan pencarian korban. (Foto : Adrian /TIFA Online)

TIFAOnline, TELUK BINTUNI— Satu anggota kepolisian jajaran Polres Teluk Bintuni, dilaporkan hilang atau di duga meninggal dunia, dan satu lainnya menderita luka bakar berat dalam insiden kecelakaan laut di perairan Amutu, Kabupaten Teluk Bintuni.

Kabid Humas Polda Papua Barat AKBP Hary Supriono yang dikonfirmasi via seluler oleh TIFAOnline, Senin (26/11/2018) malam membenarkan hal tersebut.

Ia mengatakan, insiden kecelakaan laut satu buah unit longboat yang ditumpangi empat penumpang dengan tujuan Distrik Aranday, Kabupaten Teluk Bintuni Papua Barat, dilaporkan terbalik di perairan Amutu, Senin (26/11) sekitar pukul 9.30 WIT.

Dimana kronologi awalnya, pada pukul 07.00 WIT longboat yang bertolak dari Pelabuhan Delta Teluk Bintuni dengan penumpang empat orang diantaranya, dua anggota Polres setempat, Aiptu Sehe Bati dan Aipda Yusak Tamo, kemudian seorang PNS Dinas Kesehatan, Jefri Kamisopa dan seorang lainnya swasta, Ibnu Hajar.

“Sesuai laporan yang saya terima, longboat terbalik sekitar jam 9.30 WIT, kondisi saat itu, long boat tiba di perairan Amutu sedangkan kondisi laut bergelombang tinggi, dan mesin longboad dilaporkan tiba- tiba mati, dan akhirnya longboad yang memuat empat penumpang itu terbalik”, kata AKBP Hary Supriono, Kabid Humas Polda Papua Barat.

Mantan Kapolres Teluk Bintuni iti juga melanjutkan, dalam kondisi itu, para penumpang berusaha untuk menyelamatkan diri dengan menggunakan jerigen yang berada di longboat, hingga sekitar pukul 13.00 WIT, ada warga nelayan yang melintas memberikan pertolongan kepada tiga korban, yaitu Aiptu Sehe Bati, Jefri Kamisopa dan Ibnu Hajar yang menderita luka bakar terkena bensin & air laut sehingga melepuh namun telah dirawat di RSUD.

Sedangkan Aipda Yusak Tamo dalam posisi saat itu terpisah dan hingga malam pukul 22.00 WIT dilaporkan belum ditemukan, dan diduga telah meninggal dunia.

“Korban yang selamat sedang dirawat di RSUD Teluk Bintuni yakni, Aiptu Sehe Bati, Jefri Kamisopa dan Ibnu Hajar, sedangkan Aipda Yusak Tamo masih dalam pencarian karena terpisah dengan tiga temannya”, kata Kabidhumas Polda Papua Barat lagi

Kepala SAR Nasional Manokwari, George Leo Mercy Randang, SIP kepada TIFAOnline, ketika dihubungi, Selasa (27/11/2018) menjelaskan, insiden kecelakaan laut tenggelamnya longboat tersebut terjadi di perairan Amutu pada TW.1126 1358 I dengan perkiraan koordinat 02°22’01.33″S – 133°26’31.18″E, Senin (26/11/2018) pukul 9.30 WIT.

Kegiatan pencarian oleh SAR di hari kedua korban Aipda Yusak Tamo satu dari empat penumpang yang terpisah saat kejadian insiden itu, dipusatkan oleh Tim SAR Gabungan Pos SAR Bintuni dengan Area koordinat : 2°34’59″S-133°26’27″E, 2°26’5″S-133°26’27″E, 2°26’5″S-133°36’2″E dan 2°34’59″S-133°36’2″E, dengan jumlah personil 20 (dua puluh) orang unsur SAR, terdiri dari, Tim Rescue Pos SAR Bintuni  3 orang, Polarud Bintuni 7 orang, Polres Bintuni 3 orang, TNI-AL Bintuni  2 orang, KPLP Bintuni 1 orang, dan masyarakat keluarga korban 5 orang.

“Jadi hari kedua ini korban kita duga meningal dunia tetapi kita tetap lakukan upaya pencarian sesuai wilayah yang telah kita petakan melibatkan personel gabungan sebanyak 20 orang, dan sarana pendukung Kapal Polairud 1 unit, long boat masyarakat 3 unit, Rescue Car 1 unit dan peralatan SAR pendukung lainnya”, kata George Leo Mercy Randang, SIP lagi. (adrian kauripan/ R1)

Tinggalkan Balasan