EKBIS LOKALHEADLINE

Gubernur Dukung Pemkab Tolikara Kembangkan Juice Nanas Kemasan Asli Bokondini Sebagai Minuman Resmi PON XX

Gubernur dukung Pemkab Tolikara kembangkan juice nanas kemasan asli Bokondini sebagai minuman resmi PON XX, tampak Gubernur Papua, Lukas Enembe bersama Bupati Tolikara dan Bupati Mamberamo Tengah serta Ketua DPRP memperlihatkan juice nanas kemasan. (Foto : ist/ TIFAOnline)Gubernur dukung Pemkab Tolikara kembangkan juice nanas kemasan asli Bokondini sebagai minuman resmi PON XX, tampak Gubernur Papua, Lukas Enembe bersama Bupati Tolikara dan Bupati Mamberamo Tengah serta Ketua DPRP memperlihatkan juice nanas kemasan. (Foto : ist/ TIFAOnline)

TIFAOnline, JAYAPURA— Untuk memunculkan produk – produk local dalam menyongsong pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020, Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP, MH mendukung Pemerintah Daerah Kabupaten Tolikara untuk memproduksi massal minumasn olahan kemasan berbentuk juice yang terbuat dari buah nanas asli dari Bokondini.

Menurut Lukas Enembe, buah nanas asli Bokondini Kabupaten Tolikara bakal di produksi menjadi minuman kemasan berbentuk jus, dan akan dijadikan minuman resmi untuk PON XX Tahun 2020 mendatang.

“Kita telah kembangkan jus nanas maupun jus buah merah. diharapkan sudah diproduksi terutama di  Bokondini. Ini nenas harus diproduksi sebanyaknya, jadi Bupati Tolikara harus bantu untuk pengelolaannya”, kata Gubernur Papua, Lukas Enembe, saat kunjungan kerjanya ke Bokondini, Rabu (28/11/2018).

Menurut Gubernur, pemerintah Papua telah membuat kesepakatan dengan Pemerintah Kabupaten Tolikara dalam hal produksi minuman jus nenas tersebut melalui program Gerbang Mas yang saat ini program tersebut telah berganti nama menjadi Program BANGGA.

Menurut Lukas Enembe, jika minuman nanas ini diproduksi lebih banyak pastinya selain untuk di konsumsi pada PON juga bisa di eskpor keluar. Apalagi minuman ini berasal dari buah nanas yang ditanam tanpa menggunakan pupuk atau tanaman organik.

“Buah nanas disini selalu berbuah tiap saat sepanjang tahun, tanpa mengenal musim. Sehingga dengan kelompok petani nanas ini dengan dibantu pemerintah. Mereka bisa memproduksi lebih banyak bahkan bisa dijual keluar Papua”, kata Gubernur lagi.

Bupati Tolikara, Usman Wanimbo mengatakan, produksi buah nanas di daerahnya masih berskala kecil namun akan terus dikembangkan.

“Karena arahan Pak Gubernur agar turut menyukseskan PON 2020, makanya untuk kegiatan yang dianggarkan pada APBD 2019. Kita lebih banyak arahkan untuk ini (produksi jus nanas). Karena ini akan menjadi minuman favorit para atlit,” katanya

Bupati Tolikara mengaku siap bertanggung jawab dan berkomitmen melakukan pembinaan terhadap usaha yang memproduksi melalui Dinas Pertanian.

Selain minuman nenas, lanjut Usman, pihaknya juga tengah menggenjot produksi kopi kemasan dan juga buah merah. (Titie Adam/ R1)

Tinggalkan Balasan