HEADLINESOSIAL KEMASYARAKATAN

Belum Genap Setahun Hadir, Ini Yang Sudah Dikerjakan YBM PLN Papua dan Papua Barat

Belum genap setahun hadir, ini yang sudah dikerjakan YBM PLN Papua dan Papua Barat, tampak Ketua YBM PLN, Rachmat Nur (pakai topi) ketika menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Kampung Werf, Jayapura. (Foto : dok. YBM PLN)Belum genap setahun hadir, ini yang sudah dikerjakan YBM PLN Papua dan Papua Barat, tampak Ketua YBM PLN, Rachmat Nur (pakai topi) ketika menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Kampung Werf, Jayapura. (Foto : dok. YBM PLN)

TIFAOnline, JAYAPURA— Belum genap setahun hadir di Tanah Papua, Yayasan Baitul Maal Perusahaan Listrik Negara (YBM PLN) Unit Papua dan Papua Barat yang dipercayakan mengelola dana zakat profesi seluruh karyawan PLN yang beragama islam telah berkontribusi nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan dan juga kegiatan social lainnya.

“pelayanan YBM PLN mulai aktif di Papua sejak Januari 2018, sebelumnya namanya Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah (LAZIS) yang hadir sejak 2012, kemudian berubah sesuai regulasi pemerintah tentang pengelolaan zakat profesi 2,5% karyawan muslim, jadi dana yang di kelola bersumber dari zakat karyawan PLN yang muslim”, kata Rahmat Nur, Manager Unit YBM PLN Unit Papua dan Papua Barat melalui Basri La ndika kepada TIFA Online di sela – sela kegiatan penyerahan bantuan social kepada salah satu penerima di Kampung Naramben, Arso, Kabupaten Keerom , Minggu (2/12/2018).

Adapun beberapa program yang sudah di kerjakan selama setahun terakhir ini dengan badan hukum YBM PLN diantaranya adalah mendanai pendirian dan operasional Sekolah Juara Al Hikmah Tanah Hitam bekerja sama dengan Rumah Zakat.

Juga memberikan beasiswa kepada murid SD, siswa – siswi SMP dan SMA hingga mahasiswa yang tidak mampu melalui Program Beasiswa Cahaya Pintar (BCP).

“selain program tetap diatas, YBM PLN juga selama ini ikut memberikan donasi terhadap bencana alam, korban kebakaran, atau kegiatan social lainnya semisal sunatan massal, pembagian sembako, rehab rumah laum dhuafa dan juga pembangunan asrama putri Pesantren Hidayatullah”, tambah Basri La ndika lagi.

Ia menjelaskan bahwa dana yang di kelola YBM PLN bersumber dari zakat profesi karyawan PLN yang beragama muslim sehingga penyalurannya juga lebih di fokuskan untuk menguatkan umat muslim dalam hal ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah dan sosial lainnya.

Basri La ndika, Amil YBM PLN Unit Papua dan Papua Barat. (Foto : dok. YBM.PLN)

“sesuai visi YBM PLN menjadi lembaga pengelola ZIS (zakat, infak, shadaqoh) terdepan yang amanah, profesional dan transparan di lingkungan PT PLN (Persero) dalam memberdayakan mustahik  menjadi muzakki, maka saat ini kita focus di lima sector tersebut”, kata Basri La ndika lagi.

Program kerja yang dilakukan oleh YBM PLN Wilayah Papua dan Papua Barat semenjak berdiri tahun 2012 adalah memberikan bantuan kepada yang berhak menerima zakat yaitu  fakir, miskin, amil, muallaf, fisabilillah, riqab, ghorimin, Ibnu Sabil

Adapun misi yang di emban YBM PLN ini diantaranya adalah (1) melaksanakan pengelolaan zakat infaq, shodaqoh dan wakaf secara amanah, profesional dan transparan sesuai tuntunan syari’ah.

(2) mengoptimalkan potensi zakat infaq, shodaqoh dan wakaf pegawai PT PLN (Persero) Kantor Pusat yang beragama Islam atau muzakki lainnya, (3) Memberikan informasi, pembelajaran, pemberdayaan dan pembinaan kepada mustahik dan masyarakat luas, dan (4) Memberdayakan mustahik menjadi muzakki.

“kedepan juga kita akan coba merancang dan mengembangkan program ekonomi dalam bentuk kewirausahaan, harapan kita dan juga karyawan PLN yang mengeluarkan zakatnya 2,5 % yang di potong langsung setiap bulannya, lewat YBM pengelolaan dana zakat bisa menolong umat muslim, khususnya di Papua ini”, kata Basr La ndika lagi.

Adapun struktur kepengurusan YBM PLN Unit Papua dan Papua Barat saat ini GM PLN Wilayah Papua dan Papua Barat sebagai Pengawas, Ketua  Rahcmat Nurr, Wakil Ketua Ponimin, Bendahara Boby Ciputra, Sekretaris Bagya Pratama, Bidang Perencanaan dan Publikasi Yudi Santoso.

“saya sendiri sebagai orang lapangan atau di Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan dengan seorang teman lagi nama Muhamad Sunusi”, kata Basri La ndika.

Ia menambahkan bahwa selama ini proses penyalurannya bisa ada usulan dari masyarakat dalam bentuk proposal dan pemberitahuan lisan, dan selanjutnya Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan akan melakukan survey, bila memenuhi syarat sebagai penerima zakat, maka selanjutnya akan di salurkan bantuan.

“usulan bisa di bawa langsung ke kantor YBM PLN di Jalan Ahmad Yani Jayapura, dalam kompleks kantor PLN, atau bisa juga menghubungi nomor handphone 082238221127”, kata Basri La ndika. (Basri La ndika/JW/R1)

Tinggalkan Balasan