Uncategorised

15 Mayat Korban Pembantaian di Nduga Ditemukan, Tapi Belum Bisa di Evakuasi

15 mayat korban pembantaian di Nduga ditemukan, tapi belum bisa di evakuasi, tampak Kombes (Pol) Ahmad Musthofa Kamal, Kabidhumas Polda Papua ketika memberikan keterangan pers. (Foto : Titie/ TIFAOnline)15 mayat korban pembantaian di Nduga ditemukan, tapi belum bisa di evakuasi, tampak Kombes (Pol) Ahmad Musthofa Kamal, Kabidhumas Polda Papua ketika memberikan keterangan pers. (Foto : Titie/ TIFAOnline)

TIFAOnline, JAYAPURA— Sebanyak 15 orang korban pembantaian yang dilakukan Kelompok Sipil Bersenjata (KSB) di Puncak Kabo, Distrik Yal Kabuten Nduga berhasil di temukan Tim Gabungan TNI/Polri, Rabu (5/11/2018).

“Tim Gabungan berhasil temukan 15 korban, semuanya sudah tidak bernyawa”, kata Kabidhumas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal melalui release yang diterima TIFA Online, Rabu (15/11/2018) malam.

Hanya saja, menurut Kabid Humas, proses evakuasi belum dapat dilakukan, mengingat situasi yang tidak memungkinkan.

“Sementara para korban telah dikumpulkan disuatu tempat, karena situasi tidak dimungkinkan untuk dilakukan evakuasi saat ini,” kata Kabid tanpa menyebutkan detail waktu penemuan para korban tersebut.

Untuk selanjutnya, menurut Kombes (Pol) Ahmad Musthofa Kamal para korban akan di evakuasi ke Wamena dan apabila cuaca tidak memungkinkan para korban akan di evakuasi ke Timika hari ini, Kamis (6/12/2018).

Dengan ditemukan 15 korban tewas ini, lanjut Kabidhumas, maka  jumlah korban yang terkena luka tembak sebanyak 19 orang , terdiri dari 15 korban meninggal dunia dan 3 terkena luka tembak serta 1 orang selamat yang telah dievakuasi pada Selasa (4/11/2018).

“Tim Kedokteran Forensik FK Uncen can tim Forensik Pusdokkes Polri akan ke Timik untuk melakukan indentifikasi para korban,” kata Ahmad Musthofa Kamal lagi.

Sebelumnya, Rabu (15/11/2018) pukul 16.08 WIT, Tim Gabungan juga berhasil mengevakuasi seorang anggota Brimob, Bharatu Wahyu dan Wahyu karyawan Telkomsel. Kedua korban ini, di evakuasi menggunakan Helicopter milik TNI AD.

“Pukul 18.06 WIT, helicopter tiba di Batalyon 756 Wimanesili dan selanjutnya Bharatu Wahyu dibawa ke RSUD Wamena untuk diambil tindakan medis,” kata Kabid Humas.

Untuk diketahui, Bharatu Wahyu mengalami luka tembak dibagian lengan kanan, bahu kiri dan leher akibat baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata pimpinan Egianus Kogoya di Distrik Mbua.

“Tim Gabungan TNI / Polri masih melakukan pencarian terhadap karyawan PT Istaka Karya lainnya karena dari data yang didapatkan terdapat 24 orang karyawan yang melakukan pengerjaan jembatan tersebut”, kata Kabidhumas. (Titie Adam/ R1)

Tinggalkan Balasan