WARTA POLDA

Tim Satgas Saber Pungli Polres Keerom Sosialisasi di SMK Yansen Arso XIV

Tim Satgas Saber Pungli Polres Keerom sosialisasi di SMK Yansen Arso XIV, tampak peserta berfoto bersama anggota polisi usia sosialisasi. (Foto : Humas Polda Papua)

TIFAOnline, KEEROM—  Kasat Binmas Polres Keerom AKP Mujiat, SH selaku Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Tim Satgas Saber Pungli) Kabupaten Keerom bersama beberapa personilnya sosialisasikan tentang kampanye anti pungutan liar pada siswa – siswi pelajar SMK Yansen, Arso XIV, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Kamis (20/12/18).

Dalam arahannya Kasat Binmas Polres Keerom, AKP Mujiat, SH menjelaskan bahwasanya pungutan liar atau pungli adalah pengenaan biaya ditempat yang tidak seharusnya biaya dikenakan atau dipungut, dan kebanyakan pungli dipungut oleh pejabat atau aparat.

“pelaku pungli bisa di jerat pasal korupsi, bukan hanya pemerasan. pelaku juga dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi”, kata AKP Mujiat, SH lagi.

Kasat Binmas juga mengatakan bahwa umumnya praktik pungutan liar dijerat dengan pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal sembilan bulan.

“para siswa – siswi juga harus berani menegur atau melaporkan apabila mendapati praktik pungli baik di lingkungan sekolah maupun di instansi lain atau yang dilakukan oknum”, kata Kasat Binmas lagi.

Sosialisasi singkat Kasat Binmas mendapat apresiasi dari siswa – siswi Sekolah SMK Yansen, Arso XIV yang sedang mengikuti kegiatan ekstra kurikuler dengan siap mendukung pemerintah dan Polri dalam pemberantasan pungli di lingkungan sekolah SMK Yansen.‎ (Advetorial/ Titie Adam/ R1)

Tinggalkan Balasan