HEADLINEPERISTIWA

Dua Hari Banjir, Jalan di Kampung Kwimi Ambrol, Warga Desak Pemda Keerom Turun Tangan !

Dua hari banjir, jalan di Kampung Kwimi ambrol, warga desak Pemda Keerom turun tangan !, tampak foto kondisi jalan yang di kirimkan warga ke Redaksi TIFAOnline. (Foto : Ist/TIFAOnline)Dua hari banjir, jalan di Kampung Kwimi ambrol, warga desak Pemda Keerom turun tangan !, tampak foto kondisi jalan yang di kirimkan warga ke Redaksi TIFAOnline. (Foto : Ist/TIFAOnline)

TIFAOnline, KEEROM— Sejak dua hari lalu, Rabu (26/12/2018) hujan deras mengguyur Kabupaten Keerom, sehingga beberapa kampung selain terendam, juga sejumlah fasilitas public seperti jalan dan jembatan juga mengalami rusak parah sehingga mengisolir beberapa kampung di Distrik Arso, Kabupaten Keerom.

“anak wartawan, tolong di informasikan ke Pemda Keerom kah, kami sudah dua hari ini tidak bisa mau ke Arso untuk belanja kebutuhan maupun menjual hasil kebun, karena jalan longsor dan jalanan putus total, anak bisa tolong beritakan kah, biar Pemerintah dong’ turun tangan atasi”, kata seorang warga yang mengaku bernama Sel Isagi dari Kampung Ubiyai Tua kepada wartawan TIFAOnline melalui SMS, Sabtu (29/12/2018) pagi.

Menurutnya sejak hujan pada Rabu (26/12/2018), dan Kamis (27/12/2018) jalan pendekat menuju ke badan jembatan di Kampung Kwimi longsor, sehingga putus total dan sudah tidak bisa di lalui lagi oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

“kami sangat berharap Pemda Keerom melihat kondisi ini dan mengambil langkah darurat untuk atasi jalan yang ada karena kami kesulitan, memang bisa ke Arso Kota tapi harus putar jauh lewat Kampung Bate, belum lagi jalannya jelek, kalau lewat jalur yang ada ini kurang lebih 20 menit kita bisa sampai di Arso, makanya jalan ini penting”, kata Isagi lagi melalui pesan singkatnya.

Menurutnya ada tiga kampung yang terisolir saat ini yakni Kampung Ubiyau Tua, Kampung Ubiyai dan Kampung Sawanawa.

“hingga hari ini belum ada orang Pemda yang datang ke lokasi, atau bisa jadi mereka belum tahu kondisi ini, semoga setelah anak kasih berita, mereka ada yang peduli dan atasi kah, apalagi ini hari libur toh, mungkin banyak karyawan Pemda sudah tra masuk kerja jadi tidak tahu kondisi ini”, kata Isagi menjelaskan bahwa lokasi jalan yang ambrol dan putus total tersebut berada di wilayah Kampung Kwimi

Menurutnya yang longsor adalah timbunan tanah yang menghubungkan jalanan dengan badan jembatan.

“jembatannya masih utuh berdiri, hanya tanah timbunan yang hubungkan jalan dengan jembatan itu yang putus total anak”, kata Isagi lagi.

Hujan yang melanda Kabupaten Keerom jelang akhir tahun 2018 ini membuat beberapa titik kampung yang ada di Kabupaten Keerom terendam banjir, sehingga alur transportasi darat juga agak sedikit terhambat, karena sejumlah ruas jalan di kabarkan terendam banjir dan tidak bisa di lalui kendaraan roda dua maupun roda empat sejak dua hari lalu. (walhamri wahid)

Tinggalkan Balasan