HEADLINESOSIAL KEMASYARAKATAN

YBM PLN Peduli Korban Banjir di Arso XII, Warga Pertanyakan Pemda Keerom yang Cuek !

YBM PLN peduli korban banjir di Arso XII, warga pertanyakan Pemda Keerom yang cuek !, tampak Manager YBM PLN Wilayah Papua dan Papua Barat bersama staff (rompi coklat) bersama warga masyarakat Arso XII. (Foto : ist/TIFAOnline)YBM PLN peduli korban banjir di Arso XII, warga pertanyakan Pemda Keerom yang cuek !, tampak Manager YBM PLN Wilayah Papua dan Papua Barat bersama staff (rompi coklat) bersama warga masyarakat Arso XII. (Foto : ist/TIFAOnline)

TIFAOnline, KEEROM— Pasca banjir bandang yang melanda beberapa kampung di Distrik Skanto, Kabupaten Keerom yang sempat merendam kebun dan juga sebagian rumah warga masyarakat dan merusak sejumlah infrastruktur publik mengetuk hati pengurus Yayasan Baitul Maal Perusahaan Listrik Negara (YBM PLN) Wilayah Papua dan Papua Barat untuk memberikan dukungan moril dan juga materiil kepada sejumlah warga muslim yang terdampak bencana banjir di maksud.

“jadi kegiatan kita kali ini adalah memberikan bantuan sembako dan juga sejumlah uang tunai kepada sekitar 39 Kepala Keluarga (KK) khususnya yang beragama muslim di Arso XII, Kampung Traimelyan, kenapa bantuan ini khusus untuk warga yang beragama muslim, karena memang sumber dananya adalah zakat profesi para pekerja dan karyawan PT. PLN (Persero) yang beragama muslim”, kata Rachmat Nur, Manager YBM PLN Wilayah Papua dan Papua Barat saat menyerahkan bantuan kepada perwakilan warga Arso XII, Senin (31/12/2018) lalu.

Sebagaimana release yang di terima TIFAOnline, menurut Rachmat Nur, YBM PLN adalah lembaga yang dipercayakan mengelola dan menyalurkan zakat profesi dari seluruh karyawan PLN yang beragama muslim, untuk itu ia berharap dengan bantuan yang ada bisa memotivasi dan memberi semangat kepada saudara – saudara muslim yang sempat terdampak bencana banjir bandang beberapa waktu lalu.

Turut mendampingi Manager YBM PLN Wilayah Papua dan Papua Barat dalam proses penyerahan bantuan sosial dimaksud dua orang pengurus YBM, Risma dan Riska serta Basri La Ndika selaku Amil YBM.

Adapun bentuk bantuan yang diserahkan kepada 39 KK warga muslim terdampak bencana banjir bandang berupa beras 1 zak dan supermie serta uang tunai sebesar Rp. 800.000/ KK, dengan total donasi yang di salurkan sebesar Rp. 31.200.000.

Secara terpisah, Jasri, selaku Ketua RT 06 mewakili semua RT yang menerima bantuan dari YBM PLN kepada TIFAOnline mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian karyawan muslim yang bekerja di PLN, karena meski tidak pernah bertemu dan tidak saling mengenal tetapi memiliki kepedulian terhadap warga di Arso XII.

“terus terang sampai detik ini kami belum mendapatkan bantuan dari manapun, bahkan Pemerintah juga terkesan cuek, sampai detik ini tidak pernah ada pejabat dari pemerintahan yang datang walau hanya sekedar menengok kami, mungkin bagi mereka sudah biasa jadi banjir itu bagi kami orang kecil, jadi para pejabat dan pemerintah Keerom tidak ada yang peduli”, kata Jasri lagi.

Ia mengaku hingga kini tidak ada bantuan apapun dari Pemda Keeorm, bahkan juga tidak ada dari pemerintahan yang datang menengok dan menanyakan kabar atau kesulitan mereka.

Jasri menuturkan bahwa banjir yang menimpa Kampung Trai Melyan, Arso XII pada 22 – 29 Desember 2018 lalu membuat aktifitas ekonomi warga masyarakat sempat terhenti beberapa hari, selain permukiman mereka terendam air, juga lahan pertanian mereka juga semua rusak.

“yahh, mau bagaimana mas, itu sudah nasib kami, hampir tiap tahun begini terus, jadi kami pasrah, terima kasih atas bantuan dari YBM PLN ini semoga karyawan PLN diberikan rezeki yang berlimpah dan barokah, dan selalu di beri kesehatan selau”, kata Jasri.

Menurutnya akibat banjir bandang beberapa hari lalu, beberapa hasil pertanian yang semestinya bisa di panen tidak bisa di panen lagi karena terendam lumpur dari luapan kali Skamto.

“kami mengalami kerugian besar karena ladang dan pemukiman kami dipenuhi lumpur, hujan turun 2 hari 2 malam berturut -turut dengan debit air sepinggang orang dewasa, yang paling parah alami kerusakan di jalur kami yaitu jalur 4, 5 dan 6”, kata Ketua RT 06 itu.

Kiprah YBM PLN setahun belakangan di Tanah Papua kian eksis untuk menyalurkan dana zakat profesi karyawan PLN seluruh Indonesia di wilayah Papua dan Papua Barat, dimana selain menyalurkan dana bantuan sosial untuk korban bencana baik itu banjir, kebakaran, YBM PLN juga peduli pada dunia pendidikan dan kesehatan melalui pemberian bantuan pendidikan (beasiswa) dan mendirikan sekolah. (walhamri wahid)

Tinggalkan Balasan