EDUKASI PEMILIHHEADLINE

Laporan LPSDK Ditolak Karena Terlambat, Lima Partai Perkarakan KPU Sarmi, Ini Putusan Bawaslu

Laporan LPSDK ditolak karena terlambat, lima partai perkarakan KPU Sarmi, ini putusan Bawaslu, tampak para pengurus lima parpol, KPU Sarmi dan Bawaslu Sarmi usai sidang mediasi. (Foto : Ist/ TIFAOnline)Laporan LPSDK ditolak karena terlambat, lima partai perkarakan KPU Sarmi, ini putusan Bawaslu, tampak para pengurus lima parpol, KPU Sarmi dan Bawaslu Sarmi usai sidang mediasi. (Foto : Ist/ TIFAOnline)

TIFAOnline, SARMI— Lima partai politik yakni Demokrat, PDI Perjuangan, Gerindra, Hanur dan PKB sesuai keputusan KPU Kabupaten Sarmi Nomor : 74/BA/KPU-SRM.030434181/I/2019 Tentang Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu 2019 di Kabupaten Sarmi yang tidak menyerahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) pada Pemilu Legislatif 2019, akhirnya melakukan gugatan sengketa proses Pemilu kepada Bawaslu Sarmi.

Sebagaimana release yang diterima TIFAOnline, menindaklanjuti aduan tersebut, akhirnya Bawaslu melakukan sidang mediasi antara para pemohon lima partai politik dimaksud dengan KPU Kabupaten Sarmi sebagai termohon di kantor Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bawaslu Kabupaten Sarmi di Kampung Neidam, Sarmi, Rabu (9/1/2019) kemarin.

“kita sudah melakukan sidang mediasi antara pemohon dengan termohon dan sudah ada keputusannya yang kami tuangkan dalam berita acara”, kata Leon Hein Paul Buiney, S.Sos, Ketua Bawaslu Kabupaten Sarmi dalam releasenya, Kamis (10/1/2019).

Tiga komisioner Bawaslu Kabupaten Sarmi, Leon Hein Paul Buiney, S.Sos (Ketua) di dampingi dua angota, Martina Sanggala, M.Pd (kiri) dan Oktovina Wanewar, M.Pd (kanan). (Foto : Ist/ TIFAOnline)

Menurutnya sidang mediasi sengketa yang berlangsung hingga pukul 12: 16 WIT tersebut berhasil mencapai tiga point kesepakatan yang tertuang dalam keputusan dengan nomor register : 10/PS.Reg/33.14/I/2019

Yang pertama adalah termohon (KPU Sarmi – Red) menerima permohonan pemohon yaitu menerima Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) bagi lima partai politik yang pada tanggal 2 Januari 2019 terlambat menyerahkan LPSDK-nya.

Yang Kedua, termohon akan melakukan perbaikan terhadap Berita Acara KPU Kabupaten Sarmi Nomor: 01/BA/KPU-SRM.030.434181/I/2019 Tentang Penyerahan Laporan Sumbangan Dana Kampanye Tahun 2019.

Yang Ketigam termohon memberikan waktu kepada 5 (lima) Partai Politik untuk segera menyerahkan LPSDK yaitu 1×24 Jam.

“jadi kemarin setelah mediasi, KPU Sarmi langsung menerima LPSDK lima partai politik dimaksud, karena mereka memang sudah mempersiapkan LPSDK-nya hanya kemarin terlambat waktunya”, kata Leon Hein Paul Buiney, S.Sos, yang di damping dua anggota Bawaslu Sarmi lainnya saat memimpin sidang mediasi, Martina Sanggala, M.Pd dan Oktovina Wanewar, M.Pd.

Menurut Ketua Bawaslu adapun alasan yang di kemukakan oleh kelima partai politik dimaksud sehingga mereka terlambat memenuhi tenggat waktu yang diatur dalam PKPU yakni 2 Januari 2019 pukul 16.00 WIT adalah dikarenakan saat itu sedang hari libur dan juga adanya gangguan internet sehingga mereka tidak bisa menyampaikan laporan secara online tepat waktu.

“karena gangguan jaringan internet, menyebabkan keterlambatan dalam penyusunan adminstratif yang terkait perbankan, karena katanya terkait penyusunan LPSDK harus juga mensinkronkan LPSDK dengan laporan di rekening bank tempat dimana rekening kampanye di buka”, kata Ketua Bawaslu menjelaskan alasan kelima partai politik tersebut hingga terlambat menyerahkan LPSDK. (walhamri wahid)

Tinggalkan Balasan