HEADLINEKRIMINAL

Di Manokwari, Ada Loudspeaker Isinya Miras Cap Tikus

Di Manokwari, ada loudspeaker isinya miras cap tikus, tampak Kapolsek KSKP Manokwari, AKP Christiantus Madya saat memperlihatkan barang bukti miras dan loudspeakernya. (Foto : adrian/ TIFAOnline)Di Manokwari, ada loudspeaker isinya miras cap tikus, tampak Kapolsek KSKP Manokwari, AKP Christiantus Madya saat memperlihatkan barang bukti miras dan loudspeakernya. (Foto : adrian/ TIFAOnline)

TIFAOnline, MANOKWARI— Makin ketat penjagaan dari kepolisian, biasanya akal dan modus operandi para pelaku kejahatan lebih maju selangkah, sama seperti halnya modus para penyelundup minuman keras (miras) jenis Cap Tikus (CT) ke Tanah Papua yang tidak pernah kehabisan akal untuk terus meloloskan miras, termasuk salah satunya ke Kota Injil Manokwari.

Jajaran Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Resort Manokwari berhasil menggagalkan upaya penyelundupan miras jenis CT dengan modus baru dengan cara menyelundupkannya dalam boks loudspeaker.

Kapolsek KSKP Manokwari AKP Christianus Madya,SH saat di temui awak media di ruang kerjanya, Kamis (10/1/2019) menuturkan bahwa  pihaknya berhasil menggagalkan upaya penyelundupan miras jenis CT saat melakukan Pengamanan dan Pelayanan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD) terhadap aktifitas arus balik penumpang pasca liburan Natal 25 Desember 2018 dan Tahun Baru 2019 di KM Labobar yang sandar di pelabuhan Manokwari, Rabu (9/1/2019) kemarin.

“Kami temukan modus baru penyelundupan miras CT ini saat KM Labobar berlabuh, saat anggota melaksanakan pemeriksaan terhadap para penumpang dan barang bawaan yang turun, ada sebuah loudspeaker yang di pikul oleh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) yang ternyata setelah di telisik isinya adalah miras jenis Cap Tikus”, kata AKP Christianus Madya, Kapolsek KSKP Manokwari, di damping Wakapolsek KSKP Ipda Arif Fauzan.

Menurutnya rute KM Labobar yang sandar ketika itu memang berasal dari pelabuhan Bitung – Sorong – Manokwari – Jayapura.

Hasil penggeledahan terhadap loudspeaker tersebut di dapati miras CT sebanyak 38 plastik putih atau setara kurang lebih 22 liter yang bila di rupiahkan bernilai sekitar Rp 2.000.000 – Rp. 3.000.000.

“Saat kami tangkap posisi CT di dalam loudspeker di pikul oleh seorang TKBM yang mengaku di bayar Rp. 50.000, dan tidak terlalu hafal pemilik loudspeaker dimaksud, kemungkinan pemiliknya memantau dari kejauhan, ketika barangnya di periksa petugas, pemilik langsung kabur”, kata AKP Christianus Madya lagi.

Menurutnya menyembunyikan miras jenis CT ke dalam loudspeaker adalah modus baru yang di dapati jajaran KSKP, karena sebelumnya belum pernah terungkap, atau bisa jadi ini adalah langkah percobaan dari pemasok, makanya jumlahnya masih sedikit, kalau lolos menurut Kapolsek KSKP bisa jadi akan di pasok dalam jumlah lebih banyak lagi.

“selama ini modusnya kan diisikan di dalam tas penumpang, digabung dengan karton makanan, hingga di apungkan ke laut sebelum kapal bersandar, atau kadang di jemput oleh perahu sebelum kapal merapat, semua modus mereka sudah kita endus makanya bisa kita gagalkan, jadi lewat loudspeaker ini modus baru”, kata Kapolsek KSKP. (adrian kauripan/ walhamri wahid)

Tinggalkan Balasan