EKBIS LOKALHEADLINE

Banyak Pelanggan Kecewa, JNE Jayapura Minta Maaf, Ini Penyebabnya !

Banyak pelanggan kecewa, JNE Jayapura minta maaf, ini penyebabnya !, tampak kantor JNE Jayapura di Padang Bulan yang hampir setiap hari di penuhi pelanggan yang menanyakan barang kiriman mereka. (Foto : Amri/ TIFAOnline)Banyak pelanggan kecewa, JNE Jayapura minta maaf, ini penyebabnya !, tampak kantor JNE Jayapura di Padang Bulan yang hampir setiap hari di penuhi pelanggan yang menanyakan barang kiriman mereka. (Foto : Amri/ TIFAOnline)

TIFAOnline, JAYAPURA— Dua minggu belakangan ini jagat sosial media di Tanah Papua rame dengan berbagai celotehan dan keluhan bahkan ajakan aksi boikot terhadap salah satu jasa ekspedisi ternama PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) yang sudah berdiri sejak tahun 1990, atau 29 tahun lalu itu.

Bahkan ketika TIFAOnline menyambangi kantor JNE yang berlokasi di Tanjakan Ale – Ale Padang Bulan Jumat (11/1/219) malam sekitar pukul 20.30 WIT, masih terlihat antrian pelanggan yang mempertanyakan barang – barang mereka yang belum juga sampai padahal sudah lewat dari seminggu.

Bahkan tampak seorang ibu yang mencak – mencak karena barang kirimannya dari Pontianak belum juga tiba di Jayapura padahal menurutnya waktunya sudah cukup lama.

Rusmal Jaya, Kepala Cabang JNE Jayapura. (Foto : Amri/ TIFAOnline)

“kami mohon maaf atas gangguan pelayanan ini, karena memang kondisinya di luar kendali kami yang di kantor JNE Jayapura ini, ada beberapa faktor mengapa sejak libur Natal sampai dengan hari ini ada sedikit keterlambatan dalam hal pengiriman barang, tapi kami terus berupaya menuntaskan semuanya, dan semoga bisa kembali normal di bulan Januari ini”, kata Rusmal Jaya, Kepala Cabang JNE Jayapura saat di temui di kantornya, Jumat (11/1/2019) malam.

Menurutnya semenjak bulan Desember memang terjadi peningkatan jumlah paket kiriman dengan tujuan Jayapura dan sekitarnya, sedangkan di waktu yang bersamaan terjadi pengurangan volume kargo di beberapa maskapai, karena peak seasosn sehingga kuota bagi JNE juga agak berkurang dari maskapai.

“tapi kami tidak tinggal diam, kalau misalnya jatah dari maskapai lewat Jakarta sudah penuh, kami koordinasi dengan Surabaya atau Makassar, kalau masih bisa, kami kirim ke Makassar dan Surabaya paket tujuan Jayapura, karena kami juga inginkan barang – barang pelanggan bisa cepat sampai, tapi kondisinya memang di luar kendali kami, dan kami tetap berusaha maksimal, jadi kami mohon maaf bila banyak barang kiriman pelanggan di Jayapura yang agak terlambat”, kata Rusmal Jaya yang mengaku dalam pekan ini hanya bisa mengelus dada dan dengan ikhlas menerima segala macam complain bahkan makian dari para pelanggan yang kecewa.

Ia mengaku tidak sakit hati atau makian dan cacian yang di lontarkan oleh pelanggannya yang lagi emosi, karena sebagai pimpinan cabang JNE di Jayapura dirinya mengakui bahwa memang kesalahan ada di pihaknya, tetapi kesalahan itu bukanlah sesuatu yang di sengaja.

“namanya kami bisnis jasa, wajar kalau ada complain dari pelanggan, tapi kami jadikan itu masukan positif dan konstruktif untuk berusaha maksimal mengatasi keluhan mereka, itu sudah tanggung jawab saya sebagai pimpinan menampung semua omelan pelanggan”, kata Rusmal kepada TIFAOnline beberapa saat usai menerima omelan dari pelanggan yang marah – marah di depan kantor JNE.

Menurutnya beberapa regulasi di maskapai di penghujung tahun 2018 juga menjadi penyebab kenapa ada sedikit hambatan sehingga pihak ekspedisi harus beradaptasi, misalnya soal kenaikan tariff dari maskapai, padahal ada beberapa barang yang sudah di bayar konsumen dengan tariff lama dan tinggal di kirim saja.

“di bulan Desember saja dua kali loh ada kenaikan tariff dari maskapai, tapi mau tidak mau kami harus tanggung jawab barang konsumen yang sudah kita terima sebelumnya, kondisi seperti ini biasa kita sudah antisipasi tiap masa peak season pasti ada lonjakan pengiriman barang, tapi di perode kali ini memang cukup signifikan lonjakan paket kiriman ke Papua”, kata Rusmal Jaya.

Salah satu upaya lainnya yang telah ia lakukan untuk memenuhi ekspektasi pelanggan di Kota Jayapura dan sekitarnya, JNE Jayapura juga telah menambah kurir baru, agar tidak terjadi penumpukan barang kiriman di gudang JNE. (walhamri wahid)

4 Komentar

  • soal keterlamatan nda jadi masalah, yang jadi masalahx itu paket su di antar tp malas bertanya n kurir tra mau/tra bisa telfon nomer yg tertera di paket k????? saya punya paket sudah dr pertengahan bulan desember tiba di jayapura ada 8 paketan dengan beda tanggal zampe mungkn karna beda kurir dgn yg biasa antar zma yg tra mau tau akhirx paketq 5 ini ini blm di antarkan zmp skrg, saya benar2 kecewa
    tolong yah kurirx itu di bekali via tlp ke cuz ablm antar biar gag nyasar or malas tau baru kasi alasan paket di tolak padahal tidak yah

  • Tolong di bina lg karyawannya agar layani tamu dng senyuman Jng dng muka busuk kita bertanya dng baik2 malah di jawab dng kasar akhirnya dapat batunya skarang,trutama yg di bagian dpn

  • dari sekian perusahaan expedisi yang pernah saya pergunakan jasanya, JNE berada di nomor buncit soal pelayan ontimenya…estimasi barang sampai maksimal adalah 6 hari, tapi kenyataan 12 hari paket belum juga sampai…memuakkan

  • Pegawai jne kyae gak profesinal ..sangat kecewa dengan pelayanananya…mosok ambil barang sampe 3 kali balik ke kantor dengan hasil yg nihil …pdahl status barang ad…katanya cari2 gk ktemu….payah sekali

Tinggalkan Balasan