HEADLINEPOLITIK NASIONAL

Seleksi KPU di 8 Kabupaten Yang Sudah Tahap 10 Besar, 4 Lanjut Fit & Propert Test, 4 Masih Pending

Ini daftar lima besar komisioner KPU Yahukimo, Deiyai, Mimika dan Biak Numfor yang siap dilantik, tampak Ketua KPU RI Arief Budiman dalam satu kesempatan. (Foto : ist/TIFAOnline)Ini daftar lima besar komisioner KPU Yahukimo, Deiyai, Mimika dan Biak Numfor yang siap dilantik, tampak Ketua KPU RI Arief Budiman dalam satu kesempatan. (Foto : ist/TIFAOnline)

TIFAOnline, JAYAPURA— Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) melalui suratnya Nomor : 97/PP.06-SD/05/KPU/I/2019 memerintahkan kepada KPU Provinsi Papua untuk segera melakukan tahapan fit and propert test atau Uji Kelayakan dan Kepatutan terhadap 10 nama – nama calon komisoner KPU di 4 kabupaten baik yang di rekrut oleh Timsel I maupun Timsel II.

Dimana sebanyak 3 kabupaten yang di rekrut oleh Timsel I yakni Yahukimo, Deiyai, dan Mimika bisa lanjut ke tahap Uji Kelayakan dan Kepatutan sedangkan dari yang di rekrut oleh Timsel II baru 1 kabupaten yang bisa lanjut ke tahap Uji Kelayakan dan Kepatutan yakni KPU Kabupaten Biak Numfor.

Sedangkan 4 (empat) kabupaten lainnya yang belum bisa lanjut ke tahap Uji Kelayakan dan Kepatutan dari Timsel I ada 1 (satu) kabupaten yakni Boven Digoel, sedangkan dari Timsel II ada 3 (tiga) kabupaten yakni KPU Kabupaten Intan Jaya, Jayawijaya dan Sarmi.

Dalam suratnya tertanggal 21 Januari 2019 yang di tanda tangani Ketua KPU RI, Arief Budiman dengan perihal pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan calon anggota KPU Kabupaten Provinsi Papua periode 2019 – 2024 yang di tujukan ke Ketua KPU Provinsi Papua tersebut menegaskan bahwa sesuai pasal 28 Peraturan KPU (PKPU) Nomor 25 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua atas PKPU Nomor 7 Tahun 2018 Tentang Seleksi Anggota KPU Provinsi/ KPU Kabupaten, dalam melakukan Uji Kelayakan dan Kepatutan KPU RI dapat mendelegasikan kepada KPU Provinsi dengan cara panel atau waktu bersamaan.

Untuk itu KPU RI memerintahkan agar KPU Provinsi Papua segera melakukan tahap Uji Kelayakan dan Kepatutan dengan memperhatikan beberapa hal berikut :

  1. Verifikasi / klarifikasi terhadap nama calon anggota KPU Kabupaten yang akan mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan agar di pastikan bukan anggota partai politik, pengurus partai politik, Calon Kepala Daerah / Wakil Kepala Daerah, bukan Tim Kampanye Pemilihan Kepala Daerah / Wakil Kepala Daerah, Pemilu Presiden / Wakil Presiden melalui Sistem Informasi Pencalonan (Silon), Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) dan sumber data lainnya serta memastikan pemenuhan persyaratan administrasi lainnya.
  2. Anggota KPU Provinsi melaksanakan Uji Kelayakan dan Kepatutan dalam 3 (tiga) panel.
  3. Mengisi form penilaian dan form rekapitulasi hasil hasil seleksi
  4. Ketua KPU Provinsi Papua melakukan supervise dan monitoring pelaksanaan Uji Kelayakan dan Kepatutan

Dalam surat tersebut juga di tegaskan bahwa hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan serta Rekapitulasi hasil tahapan seleksi dalam bentuk hardcopy dan softcopy, data rekaman suara, video, foto serta notulensi disampaikan kepada KPU dalam kondisi tertutup paling lambat tanggal 28 Januari 2019.

Adapun terkait keempat kabupaten yang masih pending dan belum lanjut ke tahapan Fit and Propert Test yakni Kkabupaten Intan Jaya, Jayawijaya, Sarmi dan Boven Digoel hingga kini belum ada kabar kapan baru akan lanjut ke tahapan selnjutnya, dan juga apa penyebab sehingga terpending.

Namun berdasarkan penelusuran TIFAOnline, bisa jadi terkait dengan adanya sejumlah aduan dan gugatan dari masyarakat terkait proses di ke-empat daerah tersebut yang dilakukan oleh Timsel yang di duga masih bermasalah. (walhamri wahid)

Tinggalkan Balasan