HEADLINETANAH PAPUA

Mengintip Ruang Kerja Bupati dan Wabup Keerom Yang Lagi di Rehab, Kamar Mandinya Pake Bathtub Loh !

Kantor pada dasarnya tempat kerja, bukan bersantai, ditengah jadwal yang padat melayani tamu yang datang setiap hari tanpa henti, belum lagi aktifitas turun ke masyarakat yang juga padat. Apa yang ada di pikiran konsultan perencana ruang kerja ini menyediakan bath tub plus shower layaknya hotel berbintang di ruang kerja seorang Bupati / Wakil Bupati ?

Mengintip ruang kerja Bupati dan Wabup Keerom yang lagi di rehab, kamar mandinya pake bathtub loh !, tampak kamar mandi ruang kerja Bupati (Kiri) dan kamar mandi ruang kerja Wabup (kanan) (Foto : Amri/ TIFAOnline)Mengintip ruang kerja Bupati dan Wabup Keerom yang lagi di rehab, kamar mandinya pake bathtub loh !, tampak kamar mandi ruang kerja Bupati (Kiri) dan kamar mandi ruang kerja Wabup (kanan) (Foto : Amri/ TIFAOnline)

Oleh    : Walhamri Wahid

Sejak dibangun beberapa tahun lalu di masa kepemimpinan Yusuf Wally – Muh. Markum, Kantor Bupati Keerom yang berlokasi di Arso Swakarsa, Kampung Asyaman Distrik Arso sempat di tinggalkan terlantar beberapa tahun, di masa kepemimpinan (Alm) Drs. Celcius Watae – Muh. Markum.

Namun setelah ramai di soroti oleh media dan masyarakat luas, akhirnya bangunan megah 3 lantai yang awal perencanaannya untuk Kantor Bupati dan Wakil Bupati beserta Sekretariat Daerah akhirnya di alih fungsikan sebagai Kantor Dinas Otonom dan di tempati oleh beberapa SKPD, karena ketika itu (Alm) Bupati Celcius Watae ogah menempati bangunan tersebut.

Namun setelah (Alm) Celcius Watae mangkat, dan Muh. Markum, SH, MH, MM naik menjadi Bupati Keerom, akhirnya bangunan tersebut di kembalikan ke fungsi dan tujuan awalnya sebagai kantor Bupati dan Wakil Bupati Keerom, khususnya di lantai tiganya.

Tampak kantor Bupati Keerom dari depan yang berlokasi di Arso Swakarsa. (Foto : Amri / TIFAOnline)

Dan di tahun 2018 lalu proses rehab ruangan kerja Bupati dan Wakil Bupati Keerom di Kantor Dinas Otonom Keerom tersebut sudah mulai di lakukan.

Hasil pantauan TIFAOnline ke bangunan megah tersebut, Kamis (24/1/2019), tampak beberapa tukang tengah melakukan rehab di lantai tiga maupun lantai dua kantor tersebut.

Sedangkan di lantai dasarnya pelayanan dua SKPD yakni Dinas Perhubungan dan Dinas Penanaman Modal, Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) berjalan seperti biasanya.

“kemarin sih ada beberapa SKPD di sini om, di lantai dua itu ada SKPD juga, tapi karena katanya tahun 2019 ini Bupati akan ngantor di sini, jadi beberapa SKPD sudah pindah, tinggal lantai bahwa saja Perhubungan dengan DPMPTSP”, kata seorang ASN yang ditemui TIFAOnline di lokasi yang tampak lengang tersebut.

Memasuki area lobby utama, kita melihat gaya interior yang mirip dengan Kantor Walikota Jayapura, konon kabarnya yang mengerjakan bangunan tersebut adalah kontraktor yang sama dengan yang mengerjakan Kantor Walikota Jayapura.

Interior Kantor Bupati Keerom, dari area lobby utama dengan tangga – tangga menuju ke lantai tiga, gedung ini juga di lengkapi lift nantinya, dan jadi bangunan pertama di Keerom yang gunakan lift. (Foto : Amri/ TIFAOnline)

Dari area lantai dasar terlihat salah satu sudut bangunan tengah di coak nampaknya akan di pasangi lift hingga ke lantai tiga, kalau selesai, bisa jadi ini adalah bangunan pertama di Kabupaten Keerom yang menggunakan lift.

Menaiki tangga melingkar ke lantai dua, terlihat aktifitas beberapa tukang dengan alat – alat kerjanya tengah melakukan rehab ruangan, beberapa tukang yang ditanyai TIFAOnline mengaku tidak mengetahui ruangan bagian apa yang tengah di rehabnya.

“kalau yang lantai tiga katanya sih untuk ruang kerja Bupati dan Wakil Bupati om, mungkin yang lantai dua ini untuk staff – staff atau bagian lain kah”, katanya.

Lobby utama di lantai dua yang bisa dijangkau dari jalur depan, dan tampak bangunan di salah satu sisi bangunan utama. (Foto : Amri/ TIFAOnline)

Untuk sampai ke lantai tiga ke ruang kerja Bupati dan Wakil Bupati Keerom ada dua jalur yang bisa di tempuh, lewat tangga dari dalam, tapi juga bisa di tempuh lewat jalur depan, dengan menaiki jalan menanjak langsung di lobby lantai dua.

Sesampainya di lantai tiga, dari arah kanan tangga kita akan mendapati sebuah ruangan besar yang nampaknya akan difungsikan sebagai ruangan rapat.

“ini untuk ruang rapat katanya mas, semua furniturenya sudah siap sih, tinggal kita finishing, ini buat semua di tempat, karena sesuaikan ukuran, yang beli langsung mungkin sofanya saja, kalau furniture lainnya buatan sendiri sesuaikan dengan ruangan, kita kerja dari tahun 2018 kemarin, sempat 2 bulan stop karena tunggu bahan – bahan, awal tahun ini kita baru kerja lagi ini”, kata seorang tukang yang tengah sibuk bekerja saat TIFAOnline menengok ruang rapat tersebut.

Ruangan rapat utama yang terhubung dengan sebuah pintu connecting langsung ke ruangan kerja Bupati. (Foto : Amri/ TIFAOnline)

Keluar dari ruang rapat ke arah kiri terdapat dua ruangan besar, di bagian tengah adalah ruang kerja Bupati Keerom, sedangkan di sisi sayap kiri bangunan adalah ruang kerja Wakil Bupati Keerom nantinya.

Sebelum memasuki ruang kerja Bupati Keerom, di sisi kiri terdapat sebuah ruangan besar lainnya, yang nampaknya akan difungsikan untuk staff nanti.

Ruangan kerja Bupati Keerom yang terdiri dari 3 bagian, sebuah meja rapat kecil yang bisa juga jadi meja makan, sebuah ruang tamu dengan sofa besar menghadap ke rak TV, dan meja kerja Bupati, nuansa ruangan di dominasi warna hitam dan coklat. (Foto : Amri/ TIFAOnline)

Memasuki ruang kerja Bupati Keerom yang lumayan luas, tampak sebuah meja rapat kecil tertata di dekat pintu masuk yang bisa juga difungsikan sebagai meja makan, agak ke tengah sedikit sebuah sofa tamu ukuran besar menghadap sebuah rak TV besar menempel di dinding.

Sedangkan di sisi lainnya merapat ke dinding sebuah meja antik dan sebuah kursi eksklusif menjadi singgasana Bupati Keerom nantinya.

Beberapa perabotan tersebut terlihat berdebu dan belum di tata rapi, tapi tidak bisa menghilangkan kesan mewah dari furniture yang terpajang di dalam ruangan tersebut.

Di belakang meja kerja Bupati yang di batasi sebuah partisi, terdapat sebuah ruangan lainnya, nampaknya akan digunakan sebagai ruang pribadi Bupati karena menyatu dengan sebuah kamar mandi dan sebuah ruangan kosong lainnya yang belum tahu akan difungsikan untuk apa.

Dan juga ada jalan tembus ke ruangan rapat dan sebuah ruangan lainnya yang menurut tukang akan dijadikan gudang.

Saat TIFAOnline melongok kamar mandi di ruangan kerja Bupati Keerom terlihat lux dan mewah layaknya kamar mandi di hoterl berbintang.

Sebuah bath tub (bak tempat berendam-Red) ukuran besar tertata berdampingan dengan sebuah kloset duduk yang di apit juga ruang bilas menggunakan shower yang nampaknya nanti akan di pasangi kaca bening layaknya di hotel berbintang.

Sebuah westafel juga terlihat apik menempati salah satu sudut ruangan kamar mandi yang lumayan besar.

Puas melongok ruang kerja Bupati Keerom, TIFAOnline melihat – lihat ruang kerja Wakil Bupati Keerom yang ada di sisi kanan dari ruang kerja Bupati.

Ruang kerja Wabup Keerom yang masih dalam pengerjaan dan belum dilengkapi furniture, dari sisi ukuran lebih kecil dari ruang kerja Bupati. (Foto : Amri/ TIFAOnline)

Terlihat ruangan kerja Wakil Bupati belum ada bentuknya, beberapa almari sudah ada di dalam ruangan yang lebih kecil dari ruang kerja Bupati tersebut, namun masih berserakan.

Sebuah meja TV besar juga tengah di kerjakan menempel pada salah satu sudut ruangan, belum ada sofa atau furniture lainnya, termasuk ruangan untuk staff Wakil Bupati juga masih kosong melompong.

Karena penasaran TIFAOnline kembali melongok kamar mandi ruang kerja Wakil Bupati Keerom, rupanya isi dalemannya mau mirip dengan kamar mandir Bupati di sebelahnya.

Sebuah bath tub besar yang agak terpisah dari kloset duduk dan juga tempat bilas dengan shower plus wastafel sudah tertata apik layaknya di hotel berbintang.

Hanya yang membedakan, tidak ada ruangan pribadi khusus seperti diruang kerja Bupati, meski kamar mandinya tersa lebih luas.

Sebuah almari besar sudah berdiri di ruangan tersebut, bisa jadi nantinya akan difungsikan sebagai partisi ruangan, karena terlihat ruangan kamar mandi langsung terhubung dengan ruang utama tempat kerja Wakil Bupati nantinya.

“kalau semua bahannya siap, bulan depan kayaknya sudah selesai dan bisa di tempati mas”, kata seorang tukang kepada TIFAOnline ketika di tanya kapan kedua ruangan kerja pucuk pimpinan di Kabupaten Keerom tersebut siap di tempati.

Di tengah kesibukan seorang Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah melayani tamu – tamunya yang datang mengantri tanpa putus, dan juga kesibukan keduanya untuk turun dari kampung ke kampung, masih sempatkah keduanya menikmati fasilitas relaksasi seperti bath tub yang di sediakan di ruang kerja keduanya. Apakah fasilitas itu perlu ? (Selesai)

Tinggalkan Balasan