HEADLINEPOLITIK NASIONAL

Sponsored Mengulik Peran “Jenderal dari Papua” Dibalik Deklarasi Dukungan Seribu Purnawirawan Jenderal TNI/Polri Untuk Jokowi – KH. Ma’ruf Amin

Dari sekian banyak Jenderal yang hadir, namanya disebut dan mendapat perhatian khusus dari Calon Presiden Joko Widodo dalam sambutannya, siapa sangka dibalik kesuksesan acara Silaturami Purnawirawan TNI/Polri di JIEx Kemayoran kemarin, yang dirangkai Deklarasi Dukungan Seribu Jenderal Purnawirawan Untuk Jokowi – Ma’ruf Amin ternyata ada peran sentral seorang Jenderal dari Papua, Laksamana Madya TNI (Purn) Freddy Numberi

Mengulik peran “Jenderal dari Papua” dibalik deklarasi dukungan seribu purnawirawan jenderal TNI/Polri untuk Jokowi – KH. Ma’ruf Amin, tampak dalam foto dari kiri ke kanan, Victor Abraham Abaidata, SH (Sekretaris Tim Cakra 19 Papua), Laksamana TNI (Purn) Freddy Numberi, Prof. Dr. Marsetio dan Letjen TNI (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus. (Foto : Ist/ TIFAOnline)Mengulik peran “Jenderal dari Papua” dibalik deklarasi dukungan seribu purnawirawan jenderal TNI/Polri untuk Jokowi – KH. Ma’ruf Amin, tampak dalam foto dari kiri ke kanan, Victor Abraham Abaidata, SH (Sekretaris Tim Cakra 19 Papua), Laksamana TNI (Purn) Freddy Numberi, Prof. Dr. Marsetio dan Letjen TNI (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus. (Foto : Ist/ TIFAOnline)

Oleh    : Walhamri Wahid

“Ini adalah dukungan yang memberikan semangat pada kami berdua, untuk bekerja lebih baik lagi,” kata Calon Presiden Joko Widodo dalam sambutannya di acara Silaturahmi Jenderal (Purn) TNI dan Polri yang di rangkaikan dengan kegiatan Deklarasi Dukungan 1.000 Purnawirawan Jenderal TNI/Polri kepada pasangan calon Joko Widodo – KH. Ma’ruf Amin nomor urut 01 di Jakarta International Expo (JIEx), Jakarta Pusat, Minggu (10/2/2019).

Dukungan 1.000 Purnawirawan Jenderal bukan hanya menjadi sebuah trigger dan pemicu semangat bagi pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo – KH. Ma’aruf Amin tapi juga mampu menghentakkan kubu lawan politik dan memicu kesadaran masyarakat dalam menentukan pilihan.

Naskah asli Deklarasi Dukungan Seribu Purnawirawan Jenderal Untuk Jokowi – KH. Ma’ruf Amin. (Foto : ist/TIFAOnline)

Deklarasi yang di tandai dengan pembacaan Naskah Deklarasi Dukungan oleh Laksamana TNI (Purn) Arief Koeshariadi tersebut, tidak banyak yang tahu bahwa di balik kehebohan dan kegemparan dukungan 1.000 purnawirawan Jenderal TNI/Polri tersebut ternyata salah satu creator dan pencetusnya adalah salah satu Jenderal (Purn) dari Tanah Papua yang sudah menduduki beberapa jabatan strategis di pemerintahan selama ini.

“yahh, benar, saya yang mendapatkan mandat dan amanah untuk mengkonsep Naskah Deklarasi Dukungan, dan saya juga punya andil dalam lahirnya dukungan 1.000 Jenderal kepada pasangan calon nomor urut 01, tapi suksesnya acara kemarin karena dukungan dan kerja keras dari Tim Cakra 19, kolega purnawirawan Jenderal lainnya yang juga banyak memberikan sumbangsih ide dan pemikiran sampai acara kemarin berlangsung sukses”, kata Laksamana Madya TNI (Purn) Freddy Numberi saat di hubungi TIFAOnline melalui saluran telepon, Selasa (12/2/2019).

Awalnya ia sempat menolak menceritakan perannya dalam acara Deklarasi Dukungan 1.000 Jenderal Purnawirawan Untuk Jokowi – Ma’aruf Amin di Jakarta, karena tidak ingin di nilai jumawa atau “mau pamer”, namun setelah “dibujuk” oleh TIFAOnline, bahwa peran strategisnya itu bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi muda Papua bahwa “Orang Asli Papua” juga bisa menjadi think – thank dalam percaturan politik nasional, akhirnya Laksamana Madya TNI (Purn) Freddy Numberi mau bertutur menceritakan asal mulanya ide tersebut muncul.

“Jadi, landasan pikir yang mendasari bagi kami para Jenderal (Purn) yang utama dan terutama menyatakan dukungan terhadap pasangan calon nomor urut 01 adalah fakta – fakta yang kita lihat selama ini, pak Jokowi dalam memimpin 4 tahun terakhir ini, banyak sekali kemajuan, yang sudah dicapai oleh Indonesia, yang dulu bagi kita sulit, ternyata beliau bisa merubah, bahwa kita bisa maju”, kata Laksdya TNI (Purn) Freddy Numberi melalui saluran telepon.

Tampak beberapa jenderal (Purnawirawan) sesaat sebelum acara Deklarasi. (Foto : ist/TIFAOnline)

Terkait dengan dukungan 1.000 Jenderal (Purn) baik dari kalangan TNI maupun Polri, menurutnya berawal ketika dari beberapa Jenderal (Purn) di lingkungan TNI-AL mendeklarasikan dukungan pada Jokowi – Ma’ruf Amin pada 3 Januari 2018 di Hotel Shantika Jakarta.

“waktu itu kami punya paguyuban bagi purnawirawan TNI-AL namanya Paguyuban Jala Nusantara, kami mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Jokowi – Ma’aruf, rupanya aksi kami itu memotivasi sejawat lainnya dari matra lainnya, termasuk beberapa Jenderal (Purn) dari kepolisian, jadi mereka juga tergerak, maka terjadilah silaturahmi pada 10 Februari kemarin”, kata Freddy Numberi lagi.

Menurut Freddy Numberi sosok dan figur Capres Joko Widodo juga memiliki keunggulan secara personal karena di periode pertama Jokowi sudah menunjukkan sebagai pemimpin yang merakyat, bersih, sederhana, dan memiliki kemampuan leadership yang mampu menebarkan optimisme baru kepada bangsa Indonesia.

“Di periode pertama Jokowi, kita melihat ada opitmisme baru yang mempengaruhi dunia dan ikut mempengaruhi perkembangan dunia, sehingga kita lihat 4 tahun kepemimpinan beliau di periode pertama sejumlah perubahan dan capaian luar biasa bisa kita lihat”, kata Freddy Numberi.

Sebagai seorang Jenderal (Purn) TNI-AL, ia menilai ada kebijakan pemerintahan Joko Widodo untuk menjadikan maritim sebagai salah satu poros strategis dalam mempercepat pembangunan Indonesia.

“dari aspek laut, ada gebrakan Tol Laut, Poros Maritim, hal itu menunjukkan bahwa kita akan kembali ke negeri tercinta sebagai negara kepulauan, ini bisa berkembang ke depan”, tegasnya lagi.

Sebagai orang Papua, Freddy Numberi juga mengaku terkesan dengan apa yang sudah di buat oleh Joko Widodo selama menjabat di periode pertama, karena sejumlah perubahan besar dan mendasar telah di lakukan oleh Presiden Jokowi.

“waktu itu Pak Jokowi sempat bercerita, beliau merasa miris dan prihatin juga dengan kondisi infrastruktur di Papua, karna ada itu video – video jalan yang rusak parah, namun di era Jokowi, jalan berlumpur itu saat ini sudah jadi jalan beraspal yang mulus, yang saya kenang bahwa beliau menyatakan bahwa pembangunan tidak bisa “jawa centris”, tetapi harus di ubah jadi “indonesia centris”, kenang Freddy Numberi.

Menurutnya Jokowi memahami bahwa dengan terbangunnya jaringan infrastruktur, terkhusus di Papua, maka secara perlahan akan mendorong tumbuh kembang sektor ekonomi, sehingga daerah – daerah yang selama ini tertinggal dan terbelakang bisa makin berkembang.

“Hasil kerja nyata itu sudah terbukti, dan beliau punya program di periode kedua nanti akan fokus pada SDM atau human capital akan ada perhatian khusus dari Nawacita II untuk dikembangkan lebih baik, sehingga kelak kita punya manusia – manusia milenial yang unggul, termasuk di Papua tentunya”, katanya lagi.

Terkait moment – moment jelang Deklarasi pada 10 Februari di JIEx Kemayoran, Jakarta Pusat kemarin, Freddy Numberi mengakui mengkonsep semua persiapan deklarasi.

“Waktu diberitahukan, sudah malam, konsepnya sebelumnya adalah semacam penyampaian pesan dan kesan yang menjadi satu dengan Deklarasi, jadi saya mulai siapkan sejak 8 Februari sampai 9 Februari, setelah konsep jadi saya distribusikan ke beberapa kolega Jenderal (Purn) lainnya untuk di koreksi, ada beberapa koreksi kecil dari konsep yang saya buat, namun secara garis besar di terima apa yang saya konsep dan dibacakan”, kata Laksdya TNI (Purn) Freddy Numberi.

Tampak para Jenderal (Purn) naik ke atas panggung saat prosesi pembacaan naskah Dukungan. (Foto : ist/ TIFAOnline)

Pasca Deklarasi Dukungan 1000 Jenderal (Purn) terhadap pasangan Jokowi – Ma’ruf, Freddy Numberi mengatakan bahwa dirinya dan para Jenderal (Purn) lainnya mulai bergerak kearah timur Indonesia.

“kita sudah mulai gerak membangun konsolidasi dengan sesama Jenderal (Purn) di Jawa Timur, dan terus nanti akan bergerak ke wilayah Timur Indonesia, semoga saya bisa tiba di Papua dan Papua Barat juga, karena secara nasional saya juga sebagai Koordinator Relawan untuk Papua dan Papua Barat, jadi beberapa Relawan yang ada kan punya Ketua masing – masing, saya sebagai Kordinator Utamanya”, kata Laksdya TNI (Purn) Freddy Numberi.

Untuk itu ia menyerukan kepada seluruh rakyat di Tanah Papua bahwasanya selama ini Joko Widodo sebagai Presiden sudah berbuat banyak untuk kemajuan Papua dan Papua Barat, sehingga sudah seyogyanya rakyat Papua dan Papua Barat nantinya memilih pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, Jokowi – KH. Ma’ruf Amin.

“Presiden sudah berbuat, kita akan ajak seluruh rakyat Papua pilih Capres nomor urut 01, kerjanya nyata, bersih, tidak ada keluarganya terlibat pemerintahan ataupun proyek, anaknya bersih, sebuah teladan yang harus kita jaga, apa yang ada pada diri beliau selama ini apa adanya”, kata Freddy Numberi.

Sebelumnya, Minggu (10/2/2019) beberapa perwakilan Jenderal (Purn) baik dari TNI maupun Polri yang tergabung dalam Tim Cakra 19 menggelar silaturahmi purnawirawan yang dirangkaikan dengan Deklarasi Dukungan 1.000 Jenderal (Purn) untuk Jokowi – Ma’ruf Amin.

Dukungan tersebut di sampaikan langsung di hadapan Capres Joko Widodo di Jakarta International Expo Kemayoran.

“Kami para purnawirawan perwira TNI/Polri yang hadir pada acara silaturahmi menyatakan bahwa dalam semangat dan optimisme kerja nyata yang ditunjukkan oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo empat tahun terakhir ini. Maka kami dengan bulat mendukung Bapak Ir. H. Joko widodo dan Bapak Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden Periode 2019 – 2024 dalam melanjutkan pembangunan sesuai Nawacita II, untuk mewujudkan Indonesia maju, berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan Pancasila dan UUD 1945”, kata Laksamana TNI (Purn) Arief Koeshariadi saat membacakan deklarasi.

Menurut Arief, Indonesia sebagai negara maritim memerlukan sosok pemimpin yang bisa jadi teladan, bersih, jujur, merakyat, kerja nyata, dan memiliki komitmen kuat membangun kesejahteraan rakyat, dan itu tercermin dalam sosok Jokowi. Tutur mantan KASAL periode 1996 – 1998.

Tampak para purnawirawan TNI/Polri yang berkumpul dalam ruangan JIEx Kemayoran saat acara deklarasi. (Foto : ist/ TIFAOnline)

Deklarasi tersebut di wakili oleh beberapa mantan pimpinan tinggi TNI dan Polri, diantaranya adalah Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, Letjen TNI (Purn) Suaidi Marasabessy, Jenderal TNI (Purn) Subagyo HS, Laksamana TNI (Purn) Bernard Kent Sondakh, Laksamana Madya TNI (Purn) Freddy Numberi, dan Marsekal (TNI) Agus Supriyatna.

Sementara dari kalangan purnawirawan polisi diantaranya ada Jenderal Pol (Purn) Roesmanhadi, Jenderal Pol (Purn) Da’i Bachtiar, dan Jenderal Pol (Purn) Bimantoro.

Victor Abraham Abaidata, SH, salah satu aktivis dan pegiat politik dari Papua yang juga adalah Sekretaris Tim Cakra 19 Papua yang turut serta dalam kegiatan Deklarasi Dukungan 1.000 Jenderal (Purn) untuk Jokowi – Ma’ruf Amin di JIEx Kemayoran, Minggu (10/2/2019) kemarin menyatakan dukungan para Jenderal (Purn) kemarin makin memantapkan kemenangan pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin.

“Pak Prabowo kita tahu adalah seorang Jenderal TNI, tapi 1.000 Jenderal (Purn) TNI/Polri justru mendukung Capres yang berasal dari Sipil, dan saya saksi mata momentum tersebut kemarin di Kemayoran, sampai merinding lihatnya, kita simpulkan sendiri, kenapa bisa demikian”, kata Victor Abraham Abaidata, SH, Sekretaris Tim Cakra 19 Papua.

Menurutnya lagi deklarasi kemarin menjadi bukti bahwa Jokowi adalah Presiden yang bisa di andalkan untuk membangun masa depan Indonesia lebih baik dan membawa optimisme dan harapan baru, padahal di pihak lain justru menebar ancaman Indonesia Bubar di tahun 2030 jika pemimpinnya orang lain.

“hari ini kita saksikan para Jenderal (Purn) bersatu dan mendukung pak Jokowi dan KH. Ma’ruf Amin”, katanya lagi.

Namun menurutnya yang paling berkesan dalam momentum tersebut bagi dirinya sebagai orang Papua, ketika Capres Joko Widodo menyebut secara khusus nama Laksamana Madya TNI (Purn) Freddy Numberi dalam sambutanya.

“itu menunjukkan ada penghargaan dan apresiasi dari Presiden terhadap tokoh – tokoh Papua yang juga berkontribusi bagi bangsa dan negeri ini”, kata Victor Abraham Abaidata, SH.

CAKRA 19 merupakan kelompok Relawan Pendukung Jokowi – Ma’ruf Amin yang diinisiasi oleh Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan serta para Jenderal purnawirawan dari matra TNI AD, TNI AU, TNI AL bersama masyarakat sipil lainnya yang memandang Presiden Jokowi adalah sosok pemimpin teladan yang memiliki budaya dan mental kerja membangun bangsa dan NKRI dengan keikhlasan dan ketulusan.

Untuk menggerakan sistem dan instrumen kerja berbasis teritori dan pendekatan lokal wisdom (kearifan lokal),

CAKRA 19 telah dibentuk dan dideklarasikan dari Sabang hingga Merauke, dan di Papua tepatnya di Titik Nol Kilometer Merauke – Sabang, Sota, Kabupaten Merauke digelar Deklarasi Dukungan Suara Masyarakat Papua untuk Jokowi – KH. Ma’ruf Amin, (20/9/2018).

Untuk wilayah Papua dan Papua Barat Tim Cakra 19 juga sudah terbentuk dimana Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian yang adalah mantan Wakasad dan mantan Pangdam XVII/ Cenderawasih sebagai Kordinator Wilayah Papua dan Papua Barat, sedangkan Ketua Tim Cakra 19 Provinsi Papua adalah Dr. (HC) John Tabo, SE.,MBA. dengan Sekretaris Victor Abaraham Abaidata, SH. dan Bendahara Ir. Tulus Sianipar, MM. (selesai)

Tinggalkan Balasan