HEADLINETANAH PAPUA

Delapan Tahun Kepemimpinan BTM, Sudah 904 Pasangan Muslim Dinikahkan Oleh Pemkot Jayapura, Gratis Plus Mahar Lagi !

Tujuh tahun kepemimpinan BTM, sudah 904 pasangan muslim dinikahkan oleh Pemkot Jayapura, gratis plus mahar lagi !, tampak Walikota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano bersama pasangan nikah massal yang tertua dari Distrik Muaratami, usai akad nikah secara simbolis. (Foto : Amri/ TIFAOnline)Tujuh tahun kepemimpinan BTM, sudah 904 pasangan muslim dinikahkan oleh Pemkot Jayapura, gratis plus mahar lagi !, tampak Walikota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano bersama pasangan nikah massal yang tertua dari Distrik Muaratami, usai akad nikah secara simbolis. (Foto : Amri/ TIFAOnline)

TIFAOnline, JAYAPURA— Sepanjang masa kepemimpinan DR. Benhur Tomi Mano (BTM-Red) sejak tahun 2012 hingga di tahun ketiga periode kedua kepemimpinannya sebagai Walikota, tercatat sudah 904 pasangan muslim yang di nikahkan oleh Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura.

“hari ini masih dalam rangkaian HUT Kota Jayapura Ke- 109, maka kembali lagi kita gelar kegiatan nikah massal bagi umat muslim, pesertanya kali ini sebanyak 93 pasangan suami istri”, kata Walikota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano dalam sambutannya membuka kegiatan Nikah Massal (ijab qobul) dan sidang isbath bagi warga Kota Jayapura yang dilangsungkan di Gedung Serba Guna (GSG) Kantor Walikota Jayapura, Rabu (6/3/2019).

Seperti di jelaskan Kadinas Dukcapil Kota Jayapura DR. Merlan S. Uloli melalui Ketua Panitia Nikah Massal, Marice Patinama dalam laporannya disebutkan bahwa untuk tahun 2019 ini sebanyak 93 pasangan suami istri yang di ikutkan dalam kegiatan Nikah & Ijab Qobul Massal yang terdiri dari 2 pasangan dari Kantor Urusan Agama (KUA) Distrik Jayaprua Utara, 23 pasangan dari KUA Jayapura Selatan, 23 pasangan dari KUA Abepura, 16 pasangan dari KUA Heram, dan KUA Muaratami sebanyak 14 pasangan.

“sedangkan untuk sidang isbathnya tahun ini sebanyak 16 pasangan, kalau sidang isbath ini kali kedua kita gelar, selama 7 tahun kepemimpinan BTM sebagai Walikota Jayapura”, kata DR. Merlan S. Uloli, Kadinas Dukcapil Kota Jayapura lagi.

Para peserta nikah dan sidang isbath massal di ruang serba guna kantor Walikota Jayapura, Rabu (6/3/2019). (Foto : Amri/ TIFAOnline)

Sebagaimana laporan dari Dukcapil Kota Jayapura sebagai Panitia bahwasanya peserta dari kegiatan Nikah Massal tahun ini adalah mereka yang telah nikah sirri (nikah menurut agama), tetapi belum melakukan pencatatan sipil atau nikah menurut negara, juga beberapa pasangan yang sudah tinggal bersama tetapi belum melakukan nikah secara agama maupun secara negara karena terkendala dana.

Walikota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano dalam sambutannya menjelaskan bahwa seluruh kegiatan nikah massal maupun sidang isbtah yang dilakukan gratis karena memang sudah di anggarkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Pemkot Jayapura Tahun 2019.

“semua kegiatan ini gratis di tanggung oleh Pemkot, bahkan juga kita sediakan mahar berupa seperangkat kalat shalat, beberapa waktu lalu juga kitas udah melakukan pencatatan nikah bagi umat Nasrani, Hindu dan Buddha, jumlahnya sudah 3.444 pasangan, kegiatannya kemarin di GOR Waringin Kotaraja”, kata Walikota Jayapura.

Menurutnya, program ini sudah ia laksanakan sejak dirinya pertama kali menjabat Walikota di periode pertama dan terus berlajut di periode kedua ini.

“sesuai dengan visi misi kita, ‘Terwujudnya Masyarakat yang Beriman, Mandiri, Sejahtera, Modern Berbasis Kearfian Local’, dari kata “beriman” inilah maka program ini saya lakukan, masyarakat yang beriman artinya masyarakat yang bertakwa kepada Tuhan, masyarakat yang takut kepada Tuhan yang laksanakan ajaran agamanya dengan baik”, kata Walikota BTM.

Walikota Jayapur ajuga berpesan kepada pasangan suami istri yang hari ini sudah di sahkan menurut agama maupun negara, hendaknya bisa hidup rukun, damai sebagai sebuah rumah tangga.

“hari ini akan terdengar kata sah, sah, sah, di gedung ini, itu ada dua surat nikah, istri satu dan suami satu, saya pesan kalau nanti ribut dan bertengkar jangan jadikan surat nikah itu sebagai sasaran yah, karena emosi, di robek, di bakar dan sebagainya”, kata DR. Benhur Tomi Mano berseloroh yang di sambut gelak tawa tamu undangan.

Ia berharap dengan adanya akta nikah yang sah, maka pasangan nikah massal bisa mengurus dokumen kependudukan, sehingga bila ada program dari Pemkot Jayapura bisa mendapatkan layanan tentunya.

Pada kesempatan itu juga, DR. Benhur Tomi Mano tak lupa mengingatkan seluruh warga Kota Jayapura, khususnya yang hadir dalam kegiatan nikah massal di Aula Kantor Walikota Jayapura, Rabu (6/3/2019) juga ikut menjaga kebersihan, ketertiban dan keamanan lingkungan masing – masing.

Selama menjabat sebagai Walikota Jayapura, selain program nikah massal beberapa program DR. Benhur Tomi Mano lainnya bagi umat muslim adalah diantaranya telah menyediakan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Buper Waena dan juga ada program Umroh bagi beberapa tokoh agama muslim yang ada di Kota Jayapura.

Foto booth yang di sediakan oleh Panitia NIkah dan Sidang Isbath Massal yang digelar oleh Dinas Dukcapil Kota Jayapura, Rabu (6/3/2019). (Foto : Amri/ TIFAOnline)

Untuk mengabadikan moment penting para peserta nikah massal, Panitia juga menyediakan foto booth bagi para pengantin yang ingin mengabadikan moment bahagia mereka di sisi kanan pintu masuk Gedung Serba Guna (GSG) Kantor Walikota Jayapura. (walhamri wahid)

Tinggalkan Balasan