HEADLINEWARTA POLDA

Akhirnya 348 Warga Korban Banjir di Kampung Yongsu Desoyo Bisa di Jangkau Polairud Polda Papua

Akhirnya 348 warga korban banjir di Kampung Yongsu Desoyo bisa di jangkau Polairud Polda Papua, tampak anggota Polair yang di pimpin Iptu Barnabas, SH sesaat mendarat di pantai Yongsu. (Foto : Humas Polda Papua)Akhirnya 348 warga korban banjir di Kampung Yongsu Desoyo bisa di jangkau Polairud Polda Papua, tampak anggota Polair yang di pimpin Iptu Barnabas, SH sesaat mendarat di pantai Yongsu. (Foto : Humas Polda Papua)

TIFAOnline, JAYAPURA— Setelah beberapa hari terisolir dan belum mendapatkan bantuan, akhirnya Selasa (19/3/2019), Direktorat Kepolisian Perairan Polda Polda Papua berhasil menjangkau dan memberikan bantuan awal kepada 90 Kepala Keluarga atau 348 jiwa yang mendiami Kampung Yongsu Desoyo, Distrik Ravenirara, yang terletak di bagian timur Cagar Alam Cycloop dan berhadapan langsung dengan Samudera Pasifik.

Anggota Polair Polda Papua menerabas tingginya ombak Samudera Pasifik menempuh perjalanan 1,5 jam untuk sampai ke Kampung Yongsu, Distrik Ravenirara. (Foto : HumasPolda Papua)

Sebagaimana release Bidang Humas Polda Papua, disebutkan meski harus menerjang ombak Samudera Pasifik yang tinggi dan hembusan angin yang kencang, rombongan Polairud Polda Papua yang dipimpin oleh Kanit I Parwal  Air, Iptu Barnabas, SH berhasil mendarat di salah satu pantai Yongsu Desoyo yang juga penuh dengan limbah dari hutan yang ikut bersama banjir, setelah menempuh perjlanan menggunakan kapal Polair Polda Papua selama kurang lebih 1,5 jam.

“Jumlah korban di Distrik Ravenirara sini, sebanyak 348 jiwa yang terdiri dari 90 KK, memang tidak ada korban jiwa, tapi kami semua mengungsi ke tempat penampungan di gedung gereja GKI Mizpa, karena rumah – rumah warga semuanya rusak berat di terpa banjir kemarin”, kata Yerus Ormoseray, salah satu Staff Distrik Ravenirara dan juga penanggung jawab Posko Penanggulangan Bencana di kampung tersebut.

Tampak kondisi beberapa rumah dan keadaan Kampung Yongsu yang porak poranda di hantam banjir juga. (Foto : Humas Polda Papua)

Menurutnya hampir semua sarana umum dan layanan public di kampung tersebut rusak berat, mulai dari sekolah, kantor Distrik, Puskesmas, kantor kampung termasuk juga pembangkit listrik sehingga mereka beberapa hari ini dalam kegelapan.

“Kami terimakasih kepada bapak – bapak Polair, karena sudah mau datang melihat dan membawakan kami bantuan logistik, bantuan ini sangat membantu kami, untuk kurangi penderitaan kami yang baru kena musibah”, kata Yerus Ormoseray lagi.

Kanit I Parwal  Air, Iptu Barnabas. SH pada kesempatan tersebut menyerahkan bantuan berupa 30 karton Pop Mie dan 20 karton air mineral, untuk memenuhi kebutuhan logistik warga di Kampung Yongsu sementara, sembari menjanjikan bahwa esok akan ada bantuan bama lainnya yang menyusul.

Anggota Polair membawa bama untuk bantuan awal bagi 90 KK yang mengungsi di gereja di Kampung Yongsu. (Foto : Humas Polda Papua)

“Kami telah melaksanakan survei dan melihat langsung kondisi masyarakat di Kampung Yongsu, Disrik Ravenirara, perumahan masyarakat hancur dan masyarakat sangat membutuhkan bantuan”, kata Iptu Barnabas, SH dalam release yang diterima TIFAOnline, Rabu (20/3/2019) (walhamri wahid)

Tinggalkan Balasan