HEADLINEWARTA POLDA

Ketua Umum Bhayangkari Berikan Trauma Healing untuk 280 Anak di Posko Korban Banjir Sentani

Ketua Umum Bhayangkari Berikan Trauma healing untuk 280 anak di posko korban banjir Sentani, tampak Ny. Tri Suswati Karnavian bercengkerama dengan anak - anak pengungsi. (Foto : dok. Humas Polda Papua)Ketua Umum Bhayangkari Berikan Trauma healing untuk 280 anak di posko korban banjir Sentani, tampak Ny. Tri Suswati Karnavian bercengkerama dengan anak - anak pengungsi. (Foto : dok. Humas Polda Papua)

TIFAOnline, SENTANI — Bertempat di Posko Induk Penanggulangan Bencana Banjir Bandang Sentani di Kantor Bupati Gunung Merah Sentani, Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Tri Suswati Karnavian mengajak sekitar 280-an anak – anak yang tengah mengungsi di lokasi tersebut.

“kami dari kepolisian ada tim khusus untuk trauma healing, anggotanya Polwan, untuk kegiatan trauma healing di Sentani ini juga menggandeng Tim Binmas Noken, dimana anak – anak ini di ajak untuk bermain, bercerita, menggambar dan bernyanyi, agar mereka tidak kehilangan keceriaannya”, kata Ny. Tri Suswati Karnavian, Ketua Umum Bhayangkari di Posko penampungan korban banjir Sentani di Gunung Merah, Jumat (22/3/2019).

Menurutnya dalam setiap bencana yang selalu menjadi korban dan mengalami tekanan psikis adalah ibu – ibu dan anak – anak, untuk itu harus ada penanganan khusus agar mereka tidak terlalu stress berada di tempat pengungsian berhari – hari.

Dalam kegiatan trauma healing tersebut, Ny, Tri Suswati Karnavian mengajak anak – anak untuk bernyanyi lagu Indonesia Raya, mengajak mereka bercerita dan bercengkerama, tentang apa cita – cita anak – anak tersebut.

Beberapa anak terlihat sangat suka cita mendapat kunjungan dari Ketua Umum Bhayangkari dan mereka berebut ketika di kasih pertanyaan ataupun di suruh menyanyi.

Terlihat mendampingi Ketua Umum Bhayangkari, Ketua Bhayangkari Daerah Papua, Ny. Risma Martuani Sormin, Ketua PKK Provinsi Papua, Ny. Nulce Lukas Enembe, Ketua PKK Kabupaten Jayapura, Magdalena Luturmas Awaitouw, Kapolda Papua, Irjen (Pol) Drs. Martuani Sormin, Wakapolda Papua, Brigjen (Pol) Drs. Yakobus Marjuki dan segenarp pengurus Bhayangkari Daerah lainnya.

“saya punya anak senang ikut kegiatan ini, karena kayaknya dia sudah mulai stress, sudah 3 hari tinggal disini, jadi sering rewel, kalau ada kegiatan begini dia senang”, kata seorang ibu yang mengaku bahwa memang setiap hari ada kegiatan trauma healing yang dilakukan juga oleh Wahana Visi Indonesia (WVI) di tempat tersebut selama 2 jam setiap harinya. (walhamri wahid)

Tinggalkan Balasan