EKBIS LOKALHEADLINE

Sejumlah Pedagang Dilaporkan Naikkan Harga Sembako, Bupati Turunkan Perindagkop Sidak Pasar

Sejumlah pedagang dilaporkan naikkan harga sembako, Bupati turunkan Perindagkop sidak pasar, tampak Bupati jayapura, Matius Awaitouw bersama Kabidhumas Polda Papua sesaat sebelum keterangan pers. (Foto : Amri/ TIFAOnline)Sejumlah pedagang dilaporkan naikkan harga sembako, Bupati turunkan Perindagkop sidak pasar, tampak Bupati jayapura, Matius Awaitouw bersama Kabidhumas Polda Papua sesaat sebelum keterangan pers. (Foto : Amri/ TIFAOnline)

TIFAOnline, SENTANI— Lumpuhnya Distrik Sentani dan beberapa distrik lainnya di Kabupaten Jayapura di manfaatkan oleh sejumlah pedagang yang menaikkan harga – harga sembako, sehingga Bupati Kabupaten Jayapura langsung memerintahkan Dinas Perindagkop untuk melakukan sidak ke beberapa toko dan grosir agar tidak mencari keuntungan di tengah musibah yang tengah terjadi.

“biasa harga Indomie per karton kan hanya Rp 80 ribu – Rp 90 ribu, tapi kemarin kami beli di salah satu toko di Kota Sentani di jual dengan harga Rp. 130 ribu, ini kan sama saj mencari untung di atas penderitaan kami yang kena musibah”, kata Ibu Siti mengadu kepada TIFAOnline, Kamis (21/3/2019) pagi.

Bukan hanya Ibu Siti saja yang mengadukan hal yang sama, beberapa warga masyarakat lainnya dari salah satu organisasi yang bermaksud berbelanja Popmie dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya di Kota Abepura mengaku ada kenaikan untuk beberapa produk tertentu.

“Pop Mie juga ada kenaikan hingga Rp. 20 ribu per karton, katanya stok lagi kosong sedangkan dari Agen harga memang naik, kami sengaja ingin menyumbangkan Pop Mie karena dia praktis bagi para pengungsi, tinggal siram saja bisa di nikmati”, kata Supri, salah seorang pengurus organisasi kemahasiswaan curhat kepada TIFAOnline, Rabu (20/3/2019).

Terkait hal tersebut, Bupati Kabupaten Jayapura, Mathius Awaitouw menegaskan pihaknya sudah menurunkan tim langsung untuk memantau harga – harga barang di beberapa pusat perbelanjaan dan pertokoan yang ada di Kota Sentani dan sekitarnya.

“kalau di kios – kios kecil yang jauh dari pantauan kami, mungkin kondisi itu bisa terjadi, tapi kalau di dalam kota, semua pertokoan sudah kami sidak, dan dari Perindagkop sudah mewanti – wanti mereka untuk tidak boleh memainakn harga kebutuhan sembako”, tegas Awaitouw di Posko Induk Penanggulangan Bencana di Gunung Merah Sentani, Kamis (21/3/2019).

Menurutnya bila ada masyarakat yang mengetahui adanya pedagang yang nakal dan mencoba mencari untung berlebihan di tengah musibah yang terjadi saat ini, maka Pemda Kabupaten Jayapura tidak segan – segan mencabut izin usahanya. (walhamri wahid)

Tinggalkan Balasan