HEADLINETANAH PAPUA

25 Peserta UNBK di SMK N I Sentani Terpaksa Nginap Sehari di Sekolah Biar Bisa Ikut Ujian

25 peserta UNBK di SMK N I Sentani terpaksa nginap sehari di sekolah biar bisa ikut ujian, tampak (Plt) Kepala Sekolah SMK N 1 Sentani, (Foto : Amri/ TIFAOnline)25 peserta UNBK di SMK N I Sentani terpaksa nginap sehari di sekolah biar bisa ikut ujian, tampak (Plt) Kepala Sekolah SMK N 1 Sentani, (Foto : Amri/ TIFAOnline)

TIFAOnline, SENTANI— Dari 181 peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Kejuruan di SMK Negeri I Sentani, sebanyak 25 peserta harus lebih dulu di inapkan sehari sebelum pelaksanaan UNBK hari ini, Senin (25/3/2019).

“ada 25 peserta siswa yang kami inapkan sejak hari Minggu di sekolah sini, untuk memastikan bahwa mereka bisa mengikuti UNBK, dimana perempuan ada 7 orang dan 18 orang laki – laki, mereka semuanya terdampak banjir bandang Sentani, ada yang rumahnya terendam banjir, juga kena air pasang di Danau Sentani, dan juga ada yang terputus, atau tidak ada akses jalan”, kata Muhamad Arbianto, (Plt) Kepala Sekolah SMK Negeri I Sentani saat ditemui TIFAOnline di sela – sela kegiatan UNBK, Senin (25/3/2019).

Menurutnya sejak Jumat (22/3/2019) pihak sekolah sudah turun mendata anak didiknya yang bermukim di daerah terdampak banjir bandang, dimana mereka sudah di jemput untuk daerah yang memang tidak ada akses jalan lagi, sehingga ke- 25 siswa/i tersebut dipastikan sejak Minggu (24/3/2019) kemarin sudah berada di sekolah semua dan menginap semalam.

“hari ini selesai UNBK tadi ada yang mau pulang bisa”, kata Muhamad Arbianto lagi.

Menurutnya lagi dari 181 peserta UNBK di SMK Negeri I Sentani pada hari pelaksanaan tadi sebanyak 9 orang tidak mengikuti UNBK, sehingga nantinya akan di ikutkan untuk susulan.

“ada beberapa yang kita tahu memang melaporkan terdampak banjir dan ada di pengungsian, tapi ada beberapa memang tanpa kabar”, kata Arbianto.

Terkait pelaksanaan UNBK di SMK Negeri I Sentani yang memiliki delapan paket keahlian tersebut berjalan lancar dan aman, tidak ada gangguan listrik, internet ataupun dengan para peserta.

Adapun 8 paket keahlian yang ada di sekolah tersebut diantaranya Teknik Gambar Bangunan, Teknik Konstruksi Kayu, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Audio Video, Teknik Pengelasan, Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Bisnis dan Sepeda Motor, serta Teknik Computer dan Jaringan.

“untuk laboratorium computer kita ada 5 unit, dengan kapasitas computer sebanyak 137 unit, jadi kita buat UNBK dalam 3 sesi, dimana Lab Komputer 1 dan 2 sampai dua sesi, seangkan Lab 3, 4 dan 5 hanya satu sesi saja”, kata Arbianto. (walhamri wahid)

Tinggalkan Balasan