HEADLINETANAH PAPUA

Dinas P & P Kabupaten Jayapura Kirim Tim Inventarisir Kerusakan Sekolah di Daerah Terdampak Banjir

Dinas P & P Kabupaten Jayapura kirim tim inventarisir kerusakan sekolah di daerah terdampak banjir, tampak Kadinas P an P Alpius Toam memberikan keterangan pers. (Foto : Amri/ TIFAOnline)Dinas P & P Kabupaten Jayapura kirim tim inventarisir kerusakan sekolah di daerah terdampak banjir, tampak Kadinas P an P Alpius Toam memberikan keterangan pers. (Foto : Amri/ TIFAOnline)

TIFAOnline, SENTANI— Untuk mengetahui jumlah pasti dan perlengkapan maupun peralatan apa saja yang rusak dan tidak dapat digunakan lagi di beberapa sekolah yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang maupun akibat air pasang Danau Sentani, mulai besok Senin (25/3/2019) Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Jayapura mengirimkan tim inventrisir yang akan bekerja selama 2 hari.

“jadi mulai besok, Senin dan Selasa itu tim sudah turun ke sekolah – sekolah yang di informasikan rusak berat, sedang sampai rusak ringan untuk mendata apa saja kerusakan yang mereka alami, seperti ruang kelas, meja, kursi, almari, termasuk juga kondisi bangunannya”, kata Alpius Toam, Kadinas Pendirikan dan Pengajaran Kabupaten Jayapura kepada awak media di Posko Induk Penanggulangan Bencana di Gunung Merah Sentani, Minggu (24/3/2019).

Menurutnya data – data yang berhasil di kumpulkan tersebut nantinya menjadi bahan bagi Organisasi Perangkat daerah (OPD) yang ia pimpin guna merencanakan pembiayaan dan juga termasuk mengusulkan ke pusat.

Bukan hanya perlengkapan dan peralatan maupun bangunan sekolah yang terdampak saja yang akan di inventarisir, tapi juga kondisi anak – anak sekolah, baik yang meninggal dunia, luka – luka, maupun yang kehilangan pakaian maupun peralatan belajarnya.

“kita data dahulu lalu kita laporkan ke pimpinan termasuk ke pusat, sehingga akan di bicarakan langkah – langkah penanganannya, makanya untuk anak sekolah yang jadi korban dan tidak memiliki peralatan sekolah lagi, tidak harus minder, harus tetap ke sekolah, meski tidak menggunakan pakaian seragam, soal pakaian bebas”, kata Alpius Toam.

Menurutnya dari laporan sementara memang terdapat beberapa sekolah yang terdampak banjir bandang pekan lalu, diantaranya TK ada 7 unit, SD ada 15 unit, SMP ada 4 unit, dan SMA 1 unit, namun belum di ketahui secara lengkap, kerusakan seperti apa dan peralatan, perlengkapannya masih dapat digunakan atau tidak.

“mudah – mudahan Selasa itu datanya sudah masuk semua, dan kita bisa segera mengambil langkah – langkah yang di rasa perlu, karena pendidikan ini penting, jadi sekalipun masih dalam suasana berkabung, sekolah harus aktif segera”, kata Kadinas P & P Kabupaten Jayapura. (walhamri wahid)

Tinggalkan Balasan