HEADLINEPERISTIWA

Kemarin, Dua Jenazah Lagi Teridentifikasi, dari 21 Kantong Jenazah Tersisa, 2 Kantong Ternyata Potongan Tubuh Hewan

Kemarin, dua jenazah lagi teridentifikasi, dari 21 kantong jenazah tersisa, 2 kantong ternyata potongan tubuh hewan, tampak Kompol Anton Ampang mewakili Kabidhumas menyerahkan hasil identifikasi di saksikan Kepala RS Bhayangkara, dr. Heru Budiono. (Foto: Amri/ TIFAOnline)Kemarin, dua jenazah lagi teridentifikasi, dari 21 kantong jenazah tersisa, 2 kantong ternyata potongan tubuh hewan, tampak Kompol Anton Ampang mewakili Kabidhumas menyerahkan hasil identifikasi di saksikan Kepala RS Bhayangkara, dr. Heru Budiono. (Foto: Amri/ TIFAOnline)

TIFAOnline, SENTANI— Hingga hari ke sembilan bencana banjir bandang Sentani yang terjadi sejak Minggu (17/3/2019) lalu, dari 98 kantong jenazah yang di kirim ke RS Bhayangkara, sebanyak 77 kantong jenazah sudah berhasil di identifikasi dan jenazah para korban sudah di ambil keluarga.

“malam ini kita rilis dua lagi, semuanya balita yakni kantong jenazah nomor 093 teridentifikasi sebagai Albertho Fredik Monim (bayi laki – laki, 1 tahun) alamat di Kemiri Sentani, sedangkan kantong jenazah nomor 060 atas nama Marlince Enembe (anak perempuan, 7 tahun) alamat di BTN Sosial”, kata dr. Heru Budiono, Kepala RS Bhayangkara Jayapura di damping Kompol Anton dari Humas Polda Papua, Senin (25/3/2109) pukul 21.00 WIT.

Menurut dr. Heru ke dua jenazah anak dan balita yang berhasil di identifikasi tersebut merujuk kepada data primer berupa gigi dan juga data sekunder lainnya berupa rekam medis, property dan tanda khusus yang di sampaikan oleh keluarga.

Menurut Kepala RS Bhayangkara, kemarin ada 2 kantong jenazah yang di kirim ke pihaknya, namun setelah Tim DVI membuka dan memeriksa dua kantong jenazah dimaksud, di yakini bukan sebagai potongan tubuh manusia, tetapi potongan tubuh hewan.

“kami yakini itu potongan tubuh hewan, karena saat kami buka selain potongan tubuh hewan juga berisi rerumputan, mungkin awalnya di kira anak bayi”, kata dr. Heru Budiono mengatakan bahwa hari ini ada 1 kantong jenazah lagi yang datang ke RS Bhayangkara.

Dengan demikian dari 98 kantong jenazah yang diterima, sebanyak 77 kantong jenazah sudah berhasil di identifikasi dan masih tersisa 21 kantong jenazah lagi, tetapi karena 2 kantong jenazah yang baru masuk kemarin ternyata adalah potongan tubuh hewan.

“jadi kantong jenazah yang belum teridentifikasi sebanyak 19 kantong yah, karena di kurangi 2 yang bukan potongan tubuh manusia, tapi karena kami menghitung berdasarkan kantong mayat yang kami terima, jadi tetap kita catat bahwa ada 98 kantong mayat yang kami terima”, jelas dr. Heru Budiono, Kepala RS Bhayangkara.

Sedangkan Kompol Anton Ampang, Kaur Pullah Infodok Bidhumas Polda Papua mewakili Kabidhumas, Kombes (Pol) Ahmad Musthofa Kamal, menjelaskan bahwa hingga kini sesuai data yang ada di Posko Induk Penanggulangan Bencana Sentani, jumlah korban yang meninggal masih di laporkan sebesar 105 orang, meskipun dalam 3 hari belakangan ini ada kantong jenazah yang masuk ke RS Bhayangkara. (walhamri wahid)

Tinggalkan Balasan