HEADLINETANAH PAPUA

Pakaian Bebas, 71 Siswa SMK Penerbang Waibu Numpang UNBK di SMK N 1 Sentani

Pakaian bebas, 71 siswa SMK Penerbang Waibu numpang UNBK di SMK N 1 sentani, tampak Didi Irianto (Plt) Kepala Sekolah SMK Penerbang Waibu. (Foto : Amri/ TIFAOnline)Pakaian bebas, 71 siswa SMK Penerbang Waibu numpang UNBK di SMK N 1 sentani, tampak Didi Irianto (Plt) Kepala Sekolah SMK Penerbang Waibu. (Foto : Amri/ TIFAOnline)

TIFAOnline, SENTANI— Sebanyak 71 siswa – siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Penerbang Waibu terpaksa harus menumpang ruangan laboratorium computer di SMK Negeri I Sentani, karena hingga hari H pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Senin (25/3/2019) akses jalan darat dari Kota Sentani dan sekitarnya ke lokasi sekolah mereka di Distrik Waibu, Doyo masih terputus.

“sebenarnya sekolah kami tidak terdampak banjir yang parah, bisa digunakan, karena banjir kemarin hanya menggenangi halaman, tetapi akses jalan menuju ke sekolah yang terputus total, selain jembatan Doyo yang putus, juga di Kali Ular kondisinya belum bisa di lalui”, kata Didi Irianto, (Plt) Kepala Sekolah SMK Penerbang Waibu kepada TIFAOnline di sela – sela pelaksanaan UNBK, Senin (25/3/2019).

Menurutnya memang dari Denzipur TNI telah membuat jembatan darurat, namun dengan berbagai pertimbangan dan pihak sekolah tidak ingin ambil resiko, sehingga pelaksanaan UNBK di SMK Penerbangan Waibu meminjam ruangan laboratoirum computer milik SMK N 1 Sentani di Hawaii, Distrik Sentani Timur.

Dari pantauan KBR terlihat sebagian siswa – siswi SMK Penerbangan memasuki ruangan UNBK mengenakan pakaian bebas alias tidak berseragam, namun mereka tampak semangat dan antusias untuk mengikuti UNBK.

“Distrik Waibu salah satu distrik terdampak yang cukup banyak korban jiwa maupun harta benda, jadi memang kami tidak mewajibkan siswa pakai seragam, kalau ada yang punya boleh pakai, tapi pakaian bisa juga tidak masalah, yang penting ikut UNBK”, kata Didi Irianto.

Pelaksanaan UNBK SMK Penerbangan berlangsung aman dan lancar dan tuntas semuanya hingga pukul 12.00 WIT.

“71 siswa – siswi yang ikut ini dari satu jurusan saja yakni jurusan airplane powerplane, sedangkan untuk materi UNBK hari ini Bahasa Indonesia, sedangkan tiga hari ke depan masih ada Matematika, Bahasa Inggris dan  teori kejuruan, listrik dari PLN juga lancar, internet juga tidak masalah, hari ini lancar semua, tidak ada yang terlambat juga”, kata Didi lagi.

Ia berharap pada pelaksanaan UNBK di hari berikutnya semua juga berjalan aman dan lancar dan jangans sampai ada peserta yang terlambat. (walhamri wahid)

Tinggalkan Balasan