HEADLINETANAH PAPUA

Sejak Kemarin Semua Sekolah Terdampak Banjir Sentani Sudah Beraktifitas

Sejak kemarin semua sekolah terdampak banjir sentani sudah beraktifitas, tampak Kadinas P dan P Kabupaten Jayapura, Alpius Toam ketika memberikan keterangan pers. (Foto : Amri/ TIFAOnline)Sejak kemarin semua sekolah terdampak banjir sentani sudah beraktifitas, tampak Kadinas P dan P Kabupaten Jayapura, Alpius Toam ketika memberikan keterangan pers. (Foto : Amri/ TIFAOnline)

TIFAOnline, Sentani— Sejak kemarin, Senin (25/3/2019) seluruh sekolah – sekolah yang berada dalam kawasan terdampak banjir bandang Sentani dipastikan sudah buka kelas dan melakukan aktifitas seperti sedia kala.

Hal tersebut di tegaskan Alpius Toam, Kadinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Jayapura kepada wartawan Minggu (24/3/2019) usai kegiatan bersih – bersih kantor di Kantor Bupati Kabupaten Jayapura, karena sesuai rencana mulai, Senin (24/3/2019) aktifitas pelayanan pemerintahan di kantor Bupati Jayapura di Gunung Merah juga dibuka kembali.

Sejak banjir bandang yang melanda Kota Sentani dan sekitarnya pada Minggu (17/3/2019), aktifitas perkantoran dan juga aktifitas belajar mengajar di beberapa sekolah yang terdampak berhenti total sejak Senin (18/3/2019).

“besok (kemarin-Red) semua sekolah sudah aktif, untuk jumlah sekolah yang terkena dampak banjir bandang kemarin, TK ada 7 unit, SD ada 15 unit, SMP ada 4 unit, dan SMA 1 unit, sedangkan untuk SMK tidak ada yang terkena banjir”, kata Alpius Toam.

Menurutnya untuk SD memang terbanyak, karena selain terdampak banjir bandang juga beberapa SD di 22 pulau yang ada di tepian Danau Sentani juga saat ini masih terendam air dengan ketinggian hingga 1 meter.

“ada 3 SD yang masih terendam air pasang dari Danau Sentani, itu juga tetap aka nada aktifitas, hanya kita pindahkan kegiatan belajar – mengajarnya ke SD yang terdekat, misalnya SD Abar dan SD Kenzio kita pindahkan sementara ke SD Siboy – boy, di bagi 2 sift, SD Siboy – boy pagi hari, sedangkan SD Abar dan Kenzio siangnya, karena jumlah muridnya tidak terlalu banyak”, kata Kadis P & P Kabupaten Jayapura.

Sedangkan untuk SD Inpres Babrongkong sedianya akan di pindahkan sementara ke SD Inpres Kehiran yang terdekat, termasuk SD Kemiri mulai Senin (25/3/2019) proses belajar mengajar akan meminjam ruang kelas dari SD Abeale I dan SD Abeale II, di buat 2 sift.

“pokoknya harus ada aktifitas di sekolah, entah itu mau proses belajar mengajar kah, atau hanya sekedar bersih – bersih ruangan, tapi sekolah semua harus buka”, tegas Alpius Toam. (walhamri wahid)

Tinggalkan Balasan