HEADLINENASIONAL

Warga Papua di PNG Penasaran, Wakil Dubes PNG Sambangi Korban Banjir Sentani

Warga Papua di PNG penasaran, Wakil Dubes PNG sambangi korban banjir sentani, tampak Simon Namis ketika memberikan keterangana pers dan di terjemahkan oleh Kepala Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri Provinsi Papua, Susanna Wanggai. (Foto : dok. Humas Pemkab Jayapura)Warga Papua di PNG penasaran, Wakil Dubes PNG sambangi korban banjir sentani, tampak Simon Namis ketika memberikan keterangana pers dan di terjemahkan oleh Kepala Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri Provinsi Papua, Susanna Wanggai. (Foto : dok. Humas Pemkab Jayapura)

TIFAOnline, Sentani— Sejumlah warga asal Papua yang saat ini bermukim di wilayah negara Papua Neuw Guinea (PNG) penasaran atas bencana banjir bandang yang terjadi di Sentani sepekan lalu, karena media – media PNG juga memberitakannya.

Karena itu, Wakil Duta Besar (Wakil Dubes) PNG untuk Indonesia di Jakarta yang juga adalah (Plt) Konsulat Jenderal (Konjen) PNG untuk RI di Jayapuram Provinsi Papua menyambangi Posko Induk Penanggulangan Bencana Banjir Bandang di Gunung Merah Sentani, Selasa (26/3/2019).

“bersama rombongan saya juga ada delegasi dari Provinsi Sendaun, sebagai provinsi yang terdekat dan bertetangga dengan Provinsi Papua, di PNG banyak warga kami yang adalah juga orang Papua yang bermukim di PNG, dan mereka semua penasaran dengan apa yang terjadi di Sentani, Kabupaten Jayapura”, kata Simon Namis, Wakil Dubes PNG untuk RI dalam release yang diterima dari Humas Pemkab Jayapura, Selasa (26/3/20190).

Dalam pernyataan persnya kepada sejumlah wartawan dalam bahasa Inggris Pidgin yang diterjemahkan oleh Susanna Wanggai, Kepala Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Papua, Simon Namin mewakili pemerintah PNG mengucapkan duka cita dan bela sungkawa yang mendalam kepada para korban.

“tujuan kami adalah karena warga kami juga penasaran apa sebenarnya yang terjadi, berapa banyak korban yang meninggal dan sudah sejauh mana penanganannya oleh pemerintah Indonesia, khususnya di Provinsi Papua dan Kota Jayapura”, kata Simon Namis lagi.

Ia juga berterima kasih, karena telah mendapatkan laporan resmi dari Pemerintah Kabupaten Jayapura terkait kondisi yang terjadi, baik penyebab, jumlah korban, maupun upaya penanganan yang sudah di lakukan oleh Pemkab Jayapura.

“laporan yang kami dapat hari ini akan kami teruskan ke pemerintah kami di PNG, termasuk juga ke Pemerintah Provinsi Papua, sebagai salah satu provinsi di PNG yang berbatasan langsung dengan Provinsi Papua.

Menurutnya juga dalam kegiatan South Asia Pacific di Jakarta, Menteri Luar Negeri (Menlu) PNG telah berjumpa langsung dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi, dan Menlu PNG telah menyampaikan pernyataan bela sungkawa yang mendalam. (walhamri wahid)

Tinggalkan Balasan