HEADLINEPILEG

Kampanye Rapat Umum Damai di Keerom, KPU Ingatkan Jangan Ada Gerakan Tambahan Dengan C1 Plano

Kampanye rapat umum damai di Keerom, KPU ingatkan jangan ada gerakan tambahan dengan C1 Plano, tampak Komisioner KPU Keerom bersama 16 pengurus parpol usai tanda tangan deklarasi. (Foto : Amri/ TIFAOnline)Kampanye rapat umum damai di Keerom, KPU ingatkan jangan ada gerakan tambahan dengan C1 Plano, tampak Komisioner KPU Keerom bersama 16 pengurus parpol usai tanda tangan deklarasi. (Foto : Amri/ TIFAOnline)

TIFAOnline, KEEROM— Komisioner KPU Kabupaten Keerom, Immawan Margono mengingatkan partai politik atau siapapun juga termasuk penyelenggara Pemilu mulai dari KPU sampai tingkat KPPS jangan coba – coba mengutak – atik hasil yang sudah ditetapkan dalam C1 Plano.

“KPU sebagai penyelenggara akan memastikan, setelah suara tertulis di form C1 Plano, maka itulah suara yang akan utuh dari TPS kita kawal sampai ke KPU RI, tidak ada gerakan tambahan, siapapun yang merubah suara dari C1 Plano berbeda, maka dia telah melakukan tindakan pidana Pemilu dan ada sanksinya, bisa di hukum”, kata Immawan Margono, Divisi Hukum KPU Kabupaten Keerom dalam sambutannya mewakili Korneles Watkaat, Ketua KPU yang berhalangan hadir dalam acara kampanye Rapat Umum perdana secara damai di Lapangan Sanggaria Arso I, Kabupaten Keerom Papua, Rabu (27/3/2019).

KPU Keerom, Bawaslu Keerom dan perwakilan Polres Keerom ketika ikut menandatangani Deklarasi Kampanye Rapat Umum Damai. (Foto : Amri/ TIFAOnline)

Menurutnya tujuan dari kegiatan kampanye damai Rapat Umum secara bersama – sama 16 partai politik peserta Pemilu di Keerom adalah ingin menyampaikan ke masyarakat bahwa tidak sampai sebulan lagi sudah masuk ke hari H.

“kampanye damai ini untuk menunjukkan kepada masyarakat, bahwa kita sudah siap gelar Pemilu serentak pada 17 April 2019 mendatang, kita mulai dari Wonorejo Distrik Manem sebagai perwakilan  Dapil I, lanjut ke Distrik Arso dan Skanto, masuk Dapil III dan kita finish di Arso Barat mewakili Dapil III”, katanya lagi.

Komisioner KPU Keerom Immawan Margono dan Bawaslu, Aser Runggaimusi di arak dengan sisingaan di tengah lapang, sebagai penyelenggara Bawaslu dan KPU di harapkan bisa hasilkan Pemilu yang Luber dan Jurdil. (Foto : Amri / TIFAOnline)

Menurutnya saat ini di Keerom jumlah Daftar pemilih Tetap (DPT) tercatat 53.241 yang terdiri dari DPT di Daerah Pemilihan (Dapil) I dengan DPT sebanyak 17080 dengan alokasi kursi sebanyak 5 kursi.

Sedangkan untuk Dapil II ada 21.484 pemilih yang akan memilih siapa wakil mereka yang akan duduki kursi yang tersedia sebanyak 9 kursi, lalu di Dapil III dengan jumlah pemilih 4.677 dan alokasi kursi di Dapil III sebanyak 6 kursi.

Menurutnya juga pada 17 April 2019 mendatang saat coblos pemilih akan diberikan 5 surat suara dengan warna yang berbeda – beda.

Tampak jejeran mobil peserta kampanye rapat umum damai di lapangan Kampung Sangaria Arso I kemarin. (Foto : Amri/ TIFAOnline)

“abu – abu untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, kertas suara warna merah untuk memilih DPD RI, surat suara warna kuning untuk memilih anggota DPR RI, sedangkan surat suara warna biru untuk pemilihan DPRP dan surat suara warna hijau untuk memilih DPRD Keerom, jadi jangan salah coblos” kata Margono mengawali sambutannya sebelum prosesi tanda tangan spanduk menyatakan kesepakatan gelar Pemilu damai.

Menurutnya juga setelah acara deklarasi damai kemarin, kampanye rapat umum, akan berlangusng selama 21 hari, dari 24 Maret 2019 sampai 13 April 2019.

“di potong hari libur sisa 17 hari efektif, hari ini kita buat kampanye bersama utk beritahukan ke masyarakat bahwasanya Pemilu sudah di ambang pintu”, kata Margono lagi. (walhamri wahid)

Tinggalkan Balasan